Gelper Tumbuh Subur di Dumai, Bak Jamur Dimusim Hujan


WR.com – Gelanggang permainan (Gelper)tumbuh subur bak jamur di musim hujan di kota Dumai. Demikian pantauan awak media di lokasi.

Keberadaan Gelper dikota Dumai diduga tidak mengantongi izin sesuai kegiatan Gelper. Pasalnya kegiatan yang dilakukan dalam arena Gelper, terkesan perjudian yang terselubung. Karena setiap para pemain yang mau bermain harus membeli voucher terlebih dahulu kepada yang khusus melayani pembelian voucher.

Lalu voucher yang telah dibeli tersebut ditukar kembali dengan koin di meja kasir.

Para pemain sebelum memulai permainan harus memasukkan koin terlebih dahulu.

Harga satu voucher 100 ribu dan Pemain bisa juga membeli koin eceran, satu keping koin seharga 5 ribu rupiah.

Berdasarkan pantauan, pemain yang menang akan ditukar dengan voucher, lalu voucher tersebut diganti dengan uang,

Namun para pemain menurut informasinya lebih banyak kalah dari menang.

Sementara pemilik usaha Gelper tersebut berinisial Ap, kata salah satu warga, lokasinya di Tegalega sedangkan inisial AC tempatnya di jalan Sukajadi ujung. Ujarnya yang tidak mau dirilis namanya.

Ada lagi pemiliknya berinisial Ag dan salah satu tempat Gelper itu diduga milik orang Medan. Kata beliau.

Mereka bebas membuka usaha berkedok gelanggang permainan padahal tempat tersebut sarang perjudian. Kiliahnya mengakhiri (aba)