Hasbi menyayangkan Chevron dan SKK Migas Abaikan Tanah Negara


WR.com – Terkait tanah yang dikuasai Chevron dan Pertamina RU II Dumai terkesan dibiarkan diserobot oleh warga. Demikian ucap Ir. M. Hasbi. Sabtu ( 24/11)

Beliau menyebutkan salah satu Bukti hukum Tanah Negara yang dikuasai melalui sistem Kontrak Karya oleh PT. Chevron Pasifik Indonesia ( CPI ) dan SKK Migas dijarah masyarakat secara liar.

Diatas tanah kontak karya telah banyak berdiri bangunan liar. Sedangkan Kontrak kerja Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan pihak Perusahaan swasta berkewajiban menjaga. merawat tanah negara dari berbagai tindakan melawan Hukum. Jelas Hasbi.

Sedangkan diatas areal tanah yang dikuasai oleh Chevron dan SKK Migas ( Pertamina ) tersebut telah dipasang sejumlah Plank lengkap dengan KUHP dan fasal pasalnya, tapi tanah tetap dijarah juga oleh warga, dimana letak tanggung jawab Hukum PT. CPI dan SKK Migas. Ujar Hasbi agak sedikit nada bertanya.

Seharusnya pihak perusahaan menjaga dan merawat aset aset negara tersebut jangan sampai diserobot oleh masyarakat.

Tambah beliau lagi menyebutkan negara harus menggugat pihak perusahaan karena telah sengaja membiarkan aset negara dijarah.

Negara harus mendata kembali lahan diserahkan kepada pihak perusahaan, apakah luas areal yang dikuasi saat ini masih sama dengan luas areal yang diberikan dulu. Jika luas areal tidak sesuai, maka pihak perusahaan harus bertanggung jawab terhadap aset yang hilang tersebut. Demikian ungkap Ir. M. Hasbi mengakhiri. (aba).