Karyawan Pro aktif Memadamkan Api Saat Pabrik PT SDS Terbakar


WR.com – Terkait dengan insiden kebakaran Pabrik Kelapa Sawit PT Sari Dumai Sejati (SDS) sontak sejumlah karyawan berjibaku memadamkan api yang melalap bangunan pabrik perusahan itu.

Turut serta sejumlah instansi dan perusahan BUMN dan pihak swasta mengerahkan damkar memadamkan kebakaran diareal perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi insiden kebakaran berawal dari mesin produksi inti sawit. Sekitar pukul 14.00 wib, usai istirahat siang. Senin (19/11/2018) kemaren.

Salah seorang warga setempat menyebutkan, tiba tiba terdengar suara ribut, ketika beliau melihat kearah suara itu, dari kejauhan tampak api dan asap tebal keluar dari areal perusahan. Ujar bapak paruh baya tersebut.

Getaran dan suara yang kencang terdengar tidak seperti biasanya. Ungkap beliau yang tidak mau diriliskan namanya.

Peristiwa kebakaran yang terjadi disiang bolong tersebut Sempat menggegerkan masyarakat lingkungan, sebab disaat warga sedang istirahat dirumah karena letih bekerja, tiba tiba terdengar suara yang agak keras dari dalam kawasan pabrik PT SDS tersebut. Langsung orang orang yang kebetulan tinggal disekitar pabrik keluar berhamburan.

Apalagi setelah melihat asap membumbung tebal dan disusul api dari kawasan perusahaan PT SDS tersebut.

Mobil damkar yang dikerahkan terjun kelokasi kebakaran antara lain : PT Pertamina, PT Pelindo, Chevron, Pemko Dumai dan lain lainnya, mereka turut berjibaku memadamkan sijagokan merah yang menjilat areal pabrik. Dan akhirnya sekitar pukul 17.00 wib api berhasil dipadamkan.

Namun dalam insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Ungkap Humas SDS, Kameru melalui saluran watshapp beliau.

Diketahui, Masyarakat di sekitar lingkungan pabrik masih teringat lagi dengan kejadian Tanki CPO PT IBP pecah beberapa tahun yang lalu.

Sekitar dua Tanki cpo yang pecah saat itu, menurut informasi CPO yang tumpah tersebut sekitar 2 ton,

Sedangkan tumpahan CPO itu sempat melimpah membanjiri lingkungan rumah penduduk dan meluber masuk di dalam parit disekitar areal Tanki CPO yang pecah.

Menurut informasi kepala kantor Lingkungan Hidup (KLH) Dumai Bambang (saat itu) menyebutkan dengan kesigapan tim bersama karyawan perusahaan tersebut menurunkan peralatan oil bom untuk membendung CPO yang tumpah, sehingga tidak sampai mengalir ke laut. Ujarnya.

Namun tumpah CPO itu meluber di lingkungan diduga meresap ke dalam tanah.

Disisi lain, tumpah CPO tersebut juga mendatangkan berkah bagi warga Dumai, Sebab cpo tumpah langsung diambil warga, mereka datang beramai ramai menyedot CPO yang tumpah tersebut. Lalu Dikembalikan lagi ke perusahaan dan dibayar sebagai pengganti biaya kerja menyaring tumpahan CPO.

Kondisi jalan lintas lubuk gaung saat itu macet, sebab ratusan kandaraan roda dua maupun kandaraan roda empat berhenti ditepi jalan menunggu muatan CPO tumpah yang disaring ke dalam deregen dan tanki. (aba)