Laskar Pertanyakan Jalan Lintas Purnama Tak Kunjung Siap


WR.com – Laskar hulubalang Melayu Riau ( RMB LHMB ) kota Dumai, kembali pertanyakan masalah kelanjutan jalan lintas cut nyak din kelurahan purnama kecamatan dumai barat – sungai semilan. Demikian yang disampaikan panglimo Gedang melalui panglimo dalam (pangdam) Jailani. A.M.

Kata pangdam laskar RMB LHMB kota Dumai itu mempertanyakan “apa masih ada pertanggung jawaban PUPR propinsi dan seluruh perusahaan di kawasan industri kecamatan sungai sembilan” ujar beliau pada awak media, Rabu (28/11/2018) saat acara gotong royong di posko laskar, kemaren.

Jailani yang akrab disapa Udo Jai juga mempertanyakan kepada kontraktor pelaksana, kalau lah memang anggaranya tidak cukup kenapa jalan tersebut dihancurkan terlebih dahulu. Tapi tidak dibangun kembali.kan mengganggu aktivitas kandaraan yang melintas di jalan tersebut.

Seharusnya hanya jalan rusak yang mau diperbaiki itu sajalah yang terlebih dulu dihancurkan, jangan ruas jalan yang lain lagi dihancurkan,sebab jalan tersebut adalah jalan utama, apalagi jalan itu merupakan salah satu akses transportasi masyarakat sekitar, terutama anak anak sekolah.

Seperti saat ini, ruas jalan yang telah dihancurkan, belum juga di bangun, jika terjadi sesuatu pada anak anak sekolah saat melintasi jalan tersebut, siapa yang harus bertanggung jawab. Ujar Udo Jay dengan nada agak bertanya.

Tambah beliau lagi, mau mereka bertanggung jawab jika terjadi sesuatu kepada masyarakat saat mereka melintas jalan tersebut. Tanya beliau.

Sebelum terjadi sesuatu kepada masyarakat, imbuh panglimo dalam mendesak agar jalan yang rusak karena telah dihancurkan itu segera diperbaiki kembali.

” kami selaku masyarakat dan laskar hulubalang melayu riau ( RMB LHMB) kota Dumai mendesak untuk memperbaiki jalan yang anda hancurkan,”

Ditempat terpisah, salah satu anggota laskar yang kebetulan tinggal di purnama menyebutkan beliau merasa risau saat anaknya pergi ke sekolah melintas jalan yang rusak tersebut.Apalagi jalan tersebut satu satunya akses jalan anak beliau pergi ke sekolah. Ujarnya dan diamini oleh rekan rekan beliau yang lainnya.

Harap bapak tiga anak itu, agar jalan lintas purnama – kecamatan sungai sembilan tersebut segera diperbaiki, terutama badan jalan yang telah dihancurkan tersebut. Harap beliau mengakhiri.

Masih berita yang sama, salah satu managemen perusahaan yang beroperasi dikawasan industri Lubuk gaung menyebutkan bahwa mereka telah melaksanakan sesuai hasil kesepakatan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

Diketahui beberapa waktu yang lalu, pertemuan masyarakat dan pihak perusahaan swasta di kawasan industri lubuk gaung yang dihadiri perwakilan dinas PUPR provinsi Riau.

Dalam pertemuan tersebut telah disekapati Bersama terkait jalan lintas purnama – kecamatan sungai sembilan.

Oleh karena jalan lintas tersebut sudah banyak yang rusak parah yang telah banyak memakan korban jiwa maupun luka luka, maka pihak perusahaan bersedia ikut serta membantu anggaran pembangunan jalan yang rusak tersebut yaitu tambal sulam.

Entimasi anggaran biaya ditaksir sekitar 600 juta rupiah, dimana dinas PUPR provinsi sebesar 400 juta rupiah dan sisanya sekitar 200 juta rupiah ditanggung oleh pihak perusahaan swasta yang ada di kawasan industri lubuk gaung.

Namun setelah dalam proses pengerjaan, entah apa sebabnya perehapan jalan berlubang cara tambal sulam tiba tiba terhenti, sementara badan jalan ada yang sudah dihancurkan yang akan ditambal sulam tersebut semakin rusak.tentunya mengganggu arus lalu lintas kandaraan yang melintasi jalan tersebut. (aba)