Lurah Mekar Sari Gelar Mediasi Yang ke 3, Terkait Tanah Ulayat Sakai


WR com – Lurah Mekar Sari, Adli lubis, menggelar rapat mediasi yang ke 3 kalinya terkait tanah Ulayat sakai, rabu (28/11/2018) di ruang rapat kantor lurah Mekar sari.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kapolsek Gumai Barat diwakili Bhabin Kamtibmas mekar sari Bribka SG. Manalu S. AP, pemilik tanah ibuk Sarmiah, panglimo Laskar RMB LHMB kota Dumai panglimo gedang, RT 011, Arif Nasution, RT.010, serta sejumlah pemilik tanah lainnya.

Turut juga hadir kepala suku Sakai batin solapan, Khalifah Mansur, pegawai kelurahan mekar sari.

Pertemuan mediasi dipimpin oleh lurah Mekar sari, Adli lubis berlangsung cukup tertib, sebab beliau memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk mengeluarkan pendapat mereka masing masing, namun argumen yang mereka sampaikan tersebut terkesan tertib.

Kata lurah, ” ini adalah Mediasi ke 3 kalinya sebagai tindak lanjut mediasi sebelumnya “.

Beliau menanyakan kepada salah satu pemilik tanah ibuk Sarimah, tentang pertemuan ibuk pemilik tanah tersebut dengan kepala suku batin solapan khalifah Mansur. Ibuk jadi bertemu Tanya lurah kepada ibuk Sarimah.

Begitu juga yang disampaikan Kapolsek Dumai barat melalui bhabin Kamtibmas Mekar sari Bribka SG Manalu S. AK, pesan beliau agar penyelesaian dengan musyawarah demi menjaga agar tetap kondusif. Jika tidak juga bisa selesai, hal itu tergantung pada kedua belah pihak, jika menempuh ke jalur hukum, itu adalah hak bapak ibuk. Ujarnya

Lurah berpesan kepada ke dua belah pihak, ini mediasi yang ke 3, jika tidak juga ada jalan keluar, maka itu urusan kedua belah pihak, silakan tempuh ke jalur hukum , namun kalau bisa kedua belah pihak cari jalan keluarnya. Ujar lurah Mekar sari tersebut.

Mediasi pertama dan kedua kali beberapa waktu yang lalu belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak. Makanya lurah Mekar sari melanjutkan pertemuan mediasi yang ketiga kalinya.

Berdasarkan pantauan awak media di ruang rapat kelurahan mekar sari, pertemuan tersebut terhenti sejenak, pasalnya kepala suku Sakai batin solapan belum hadir, namun tak lama berselang kepala suku tersebut tiba,

Sesuai hasil rapat mediasi ke dua tersebut, diminta kepada mereka untuk berunding terlebih dahulu.

Sarimah mengatakan beliau sudah pergi ke rumah Khalifah Mansur, karena dipanggil namun tidak menghasilkan keputusan. Kata ibuk pemilik tanah tersebut.

Diketahui tanah milik Sarimah seluas 45 ha hasil peninggalan suami beliau almarhum Ibrahim telah berkurang menjadi 25 ha,

Tanah tersebut kata ibuk Sarimah berisi sawit dan sudah menghasilkan.

Sesuai dengan hasil kesepakatan pada pertemuan sebelumnya, rapat mediasi kali ini Pemilik tanah menyerahkan foto copy surat tanahnya masing masing kepada pegawai lurah Mekar sari.

Ada 10 foto copy surat tanah yang diserahkan pemilik tanah, jenis surat tanah mereka 7 foto copy surat tanah jenis SKGR dan 3 lembar foto copy surat tanah segel,

Sementara itu ibuk Sarimah juga menyerahkan selembar foto copy surat tanah segel tahun 1967.

Masih berita yang sama, disela sela rapat mediasi berlangsung, panglimo gedang menyebutkan jangan kita lihat administrasinya tapi coba kita melihat dari sisi budaya dan adat istiadat. Terang panglimo gedang..

Beliau menjelaskan lagi, daerah bukit timah termasuk di dalam wilayah administrasi kecamatan bukit kapur, ujar gedang yang cukup berpengalaman berjuang menyelesaikan sangketa tanah.

Acara rapat mediasi yang ke tiga kali akhirnya tidak menemukan kata sepakat antara dua belah pihak. Mereka tetap bertahan dengan argumennya masing masing.Demikian pantauan awak media di tempat acara. (aba)