PT. New Energi Development Dumai Disidak Disnaker.

Kantor PT New Energy Development yang berada di Hotel Grand Zuri
WR.com -Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) beserta Satpol PP ( Satuan Polisi Pamong Praja ) Kota Dumai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor PT New Energy Development (NED) di Hotel GrandZuri, Jumat (9/11/2018).
Hal tersebut dilakukan karena adanya laporan dari eks Karyawan terkait gaji yang diterima tidak sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK).
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Dumai, Muhammad Fadli SH, ketika dikonfirmasi di ruangan kerjanya membenarkan kegiatan sidak tersebut.
Dalam hal ini pihak Management PT. NED telah melanggar aturan tentang ketenaga kerjaan.
“Ya, tadi sekitar jam 8 kita ke GrandZuri melakukan pemeriksaan terhadap PT NED yang dilaporkan eks karyawannya terkait gaji yang tidak sesuai dengan UMK,” ujar pria yang akrab disapa Fadli, Jumat (9/11/2018).
Dijelaskan Fadli, perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspor cangkang itu dilaporkan oleh eks karyawannya memberikan gaji sebesar Rp 1.750.000, dan hal itu jelas melanggar peraturan ketenagakerjaan.
Perusahaan yang diduga milik pengusaha asal Jepang tersebut, lanjut Fadli, dalam surat izin tempat usahanya berkantor di Hotel Comfort namun saat ini perusahaan belum melakukan perubahan atas izin tersebut. Perusahaan NED selalu pindah tempat, akhirnya berkantor di Hotel GrandZuri.
“Kita sudah jadwalkan pemanggilan terhadap perusahaan tersebut, dan waktunya kemungkinan minggu depan,” tambah Fadli.
Hingga berita ini diterbitkan, Pihak PT NED belum dapat dimintai keterangannya terkait upah yang tidak sesuai dengan UMK Kota Dumai. ( kutipan dari Revolusi.co.id )
Ditempat terpisah, informasi yang dapat dirangkum dari salah satu Renaldi mengatakan, tenaga kerja tersebut karyawan lepas, guna untuk menjaga jangkang yang masuk dilapangan katanya lagi tenaga kerja tersebut bukan karyawan. Ujarnya saat mengunjungi kantor Riau pesisir. (aba)