Wako Resmikan Acara Konsultasi Publik draf RTRW Kota Dumai


WR.com – Walikota Dumai, Drs.H. Zulkifli As meresmikan kegiatan konsultasi publik draf rencana tata ruang wilayah (RTRW) kota Dumai, Rabu pagi (07/11/2018) di gedung pendopo Sri Bunga tanjung.

Hadir dalam acara konsultasi itu wakili walikota Dumai, Eko Suharjo, seluruh OPD Dumai dan wakil ketua DPRD Zailani Abidin, Forkompinda kota Dumai Camat dan Lurah SE kota Dumai LPMK, unsur ormas, OKP, LSM Dumai dan turut juga serta perwakilan Laskar LHMR kota Dumai.

Sejumlah perusahaan BUMN dan Swasta yang beroperasi di kota Dumai turut hadir, diantaranya perusahan yang mengikuti acara konsultasi publik draf RTRW kota Dumai tahun 2018-2038 tersebut ialah perusahaan semen Padang, Fery. Terlihat konsentrasi penuh beliau mendengar pemaparan draf RTRW yang dipaparkan oleh sekda dan walikota Dumai.

Fery mengatakan, karena RTRW kota Dumai ini merupakan hal yang sangat penting untuk kita disimak, karena RTRW ini adalah pondasi pembangunan untuk menentukan arah masa depan masyarakat kota Dumai dan juga termasuk perusahaan BUMN dan swasta yang ada di kota Dumai, ujar Fery singkat.

Turut hadir sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi Riau, seperti Dinas Perikanan, Sumber daya air,Pertanian PUPR dan BPN provinsi Riau.

Berdasarkan pantauan untaian acara konsultasi publik draf RTRW kota Dumai tahun 2018 – 2038, diawali dengan pembacaan dan kata sambutan ketua panitia tim koordinasi penataan ruang daerah ( KPRD ) Syahminan. Dan beliau menjabat sebagai kepala dinas PUPR kota Dumai.

Kata pengantar ketua panitia pelaksana menyebutkan peserta yang mengikuti acara konsultasi publik RTRW kota Dumai terdiri dari seluruh OPD, kota Dumai, DPRD Dumai, Forkompinda kota Dumai serta sejumlah ormas, OKP, LSM, serta sejumlah OPD provinsi Riau. Terang beliau.

Dalam pidato walikota Dumai mengatakan konsultasi publik draf RTRW kota Dumai tahun 2018-2038 untuk menindak lanjuti Perda provinsi Riau no.10 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah provinsi Riau.

Semoga acara konsultasi publik ini dapat berjalan lancar untuk menampung aspirasi masyarakat dan para pihak terkait, masukan melalui usulan dan saran dapat menjadi bahan pertimbangan. sehingga nantinya dapat menghasilkan sebuah kesepakatan bersama.Ujar Zul As

Sekda kota Dumai, H. M. Nasir selaku ketua tim koordinasi penataan ruang daerah ( KPRD ) memaparkan,kondisi kota Dumai sebelumnya, saat ini dan yang akan datang setelah melalui RTRW kota Dumai tahun 2018 – 2038.

Wilayah administrasi kota Dumai memiliki hutan 75 persen hanya 25 persen untuk pemanfaatan pembinaan dan permukiman

Berbagai usulan dan saran yang disampaikan oleh peserta saat sesi tanya jawab tersebut seperti yang disampaikan H. Armidi, beliau mempertanyakan dimana letak tanah adat. Sosial ekonomi masyarakat,ujarnya menanyakan

Begitu juga usulan dari provinsi Riau, terkait dengan kawasan pertanian, budidaya perikanan, sumber daya air. Maritim dan pertahanan.

Acara konsultasi publik RTRW kota Dumai tahun 2018 – 2038 menghasilkan kesepakatan dan ditandatangani bersama. (aba)