Warga Kesalkan Pompa Air Tidak Berfungsi. SDA Kerahkan 1 Unit Pompa


WR.com – Masyarakat Dumai merasa kecewa gara gara mesin pompa air yang ada tidak berfungsi. Demikian pantauan awak media dilokasi banjir.

Kekecewaan masyarakat cukup beralasan. Kenapa tidak karena mesin pompa air yang dipajang selama ini tidak dapat digunakan sama sekali untuk memompa air banjir yang menggenangi areal pemukiman penduduk.

” Mesin rusak” kata salah seorang warga dengan nada kesal dan diamini rekan mereka lainnya.

Beliau berharap mesin pompa air tersebut diganti, untuk apa dipajangkan kalau mesin pompa air tersebut tidak berfungsi. Ujar beliau yang tidak mau diriliskan namanya.

Dalam berita yang sama, Dinas PUPR melalui kepala Bidang SDA Asmidarni, beliau langsung mengerahkan satu unit mesin pompa air ke lokasi banjir tersebut.

Terlihat kasi SDA wahyudi dan sejumlah personil bersama sama masyarakat setempat berupaya untuk mengeringkan air yang tergenang di simpang kelakap tujuh.

Beliau mengerahkan satu unit pompa air turun langsung ke lokasi tersebut, bersama stafnya dan warga masyarakat berupaya keras memompa air yang telah menggenangi pemukiman rumah penduduk setempat.

Diketahui Intensitas curah hujan membuat draenase yang telah dibangun terlihat tidak mampu menampung debet air, apalagi ditambah air kiriman dari atas, membuat volume air hujan semakin tinggi dan sehingga air tersebut meluber kemana mana.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah ( Sekda) kota Dumai. H. M. Nasir dalam beberapa Minggu ini juga sibuk turun ke beberapa titik lokasi banjir, beliau melihat langsung kelokasi banjir tersebut

Seperti halnya beliau turun ke jalan cempedak, beliau langsung kerahkan satu unit alat berat eskavator untuk membongkar parit parit yang tersumbat.karna disitu beliau duga sebagai titik penyumbatan aliran draenase.

Begitu juga di kelurahan bumi ayu, beliau bersama dengan Panglimo gedang menaiki sampan kecil menyusuri sungai Dumai sampai ke hulu sungai.

Beliau melihat langsung lokasi banjir, sehingga beliau mengerti betul kondisi kota Dumai yang sebenarnya. Dapat mencari titik titik permasalahan penyebab banjir dan cara menyelesaikanya

Diketahui, Sekda saat ini sudah membuat perencanaan program penanggulangan banjir. Namun katanya anggaran cukup besar. Makanya kita upayakan dulu draenase yang tersumbat, hal itu untuk melancarkan aliran air.

Kita akan perbaiki draenase dulu karena banyak parit yang tidak berfungsi, berbagai faktor parit tersebut tersumbat, seperti parit tertutup beton yang dibangun pemilik roko. Dan ada juga yang tersumbat sampah. Ujarnya

Kata Sekda lagi melanjutkan kita akan bangun program budaya bergotong royong lingkungan bersih. Dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan soswa. Terang beliau mengakhiri (aba)