Masyarakat Mendesak Pemko Investigasi Penyebab Kebakaran Areal PT. SDS Dumai


WR.com- Terkait insiden kebakaran yang terjadi diaral PT. Sari Dumai Sejati ( SDS ) Senin (19/11/2018) yang lalu, masih jadi tanda tanya Masyarakat Dumai. Demikian pantauan awak media wasiatriau.com.

Karena insiden kebakaran areal perusahaan itu ada juga kaitanya dengan pengelolaan lingkungan hidup.

Diketahui bahwa Perda nomor 5 tahun 2017 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Menurut Ir. M. Hasbi, kejadian ledakan dan kebakaran di arael perusahaan PT Sari Dumai sejahtera (SDS) apical desa lubuk gaung kecamatan sungai sembilan kota Dumai tersebut harus di usut. Ujarnya

Menurut beliau menyebutkan lagi, Dimana Perusahaan PT. SDS Apical tersebut, bulan September 2017 melakukan Andendum Andal dan RKL- RPL PT. Sari Dumai Sejati bagi penambahaan luas usaha produksi pengolahaan minyak sawit dan inti sawit bagi pengembangan Industri dikota Dumai. Terang beliau.

Masih ucapan Hasbi, masyarakat kota Dumai dan lembaga adat Melayu Riau ( LAMR) kota Dumai meminta walikota Dumai Zulkifli As.M.Si dan Sekda Ir. M. Nasir MT melaksanakan Perda nomor 5 tahun 2017 tersebut.

Desakan masyarakat bukan tidak berasalan, sebab sesuai isi perda tahun 2017 tersebut Menjamin kepastian hukum, terpeliharanya keberlanjutan fungsi lingkungan hidup,memberikan perlindungan pada setiap orang untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, menuntut tanggung jawab.keterbukaan dan peran kualitas lingkungan hidup dan ekosistemnya. Tentu pihak perusahaan harus melaksanakan ketentuan Pasal 63 ayat 3 Undang undang Nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup. Sebut Hasbi.

Melihat dari kejadian kebakaran tersebut,diminta Walikota Dumai cq Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihaan Kota Dumai membentuk Tim Investigasi pencari fakta bagi membuktikan bahwa PT.Sari Dumai Sejati (SDS) melalukan pelanggaran hukum lingkungan atau tidak, dengan komisi amdal Kota Dumai karena perusahaan itu baru melakukan andendum Andalnya bagi perluasan pabrik dan peningkatan pengolahaan produksi CPO dengan turunan yang ada. Kilah beliau.

Tujuan pembentuk Tim pencari fakta ini, bagi menghilangkan tudingan miring masyarakat bahwa andal diberikan ancak acakan atau tidak sesuai dengan standard, maka itu, kata Hasbi terjadi ledakan dan kebakaran menimbulkan kepanikan dalam perusahaan sendiri dan terutama masyarakat sekitar. Terangnya

Hal ini menyangkut kewenangan yang dimiliki oleh Pemko Dumai sesuai Perda 5 thn 2017 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup memberikan izin mendirikan perusahaan. mulai pertanggung jawab kajian administasinya sampai andalnya.

Amdal dengan berbagai analisis kajian sehingga izin tersebut baru dapat di terbitkan menjadi kawasan Industri di PT. SDS .

Masyarakat menuding selama ini Pemko Dumai dan DPRD Dumai memang ada unsur kesengajaan pembiaran terhadap perusahaan melakukan pelanggaran hukum lingkungan dengan alasan Perda Dumai. Ujar Hasbi.

Ditempat terpisah, salah seorang manajemen PT SDS, Kameru saat di konfirmasi terkait insiden kebakaran perusahaan tersebut mengatakan, masih sedang ditangani lab forensik. Ujarnya singkat melalui WhatsApp beliau.

Berdasarkan jawaban tersebut artinya masyarakat dumai harus bersabar sambil menunggu hasil kerja lab forensik.

Pihak perusahaan PT. SDS juga telah mengirimkan rilis, Senin (19/1/2018 ) kepada awak media wasiatriau.com. melalui jaringan WhatsApp. Kutipan rilis sebagai berikut :

” insident kebakaran di PT SDS berhasil diatasi, ” Dumai, 19 November 2018.

” sehubungan dengan insiden kebakaran yang terjadi di salah satu bagian produk di PT. SDS pada hari ini sekitar jam 14.00. Depertemen komunitas perusahaan menyampaikan bahwa api telah berhasil dipadamkan sekitar jam 17.00, “.

” Hingga informasi ini disampaikan, pihak berwajib masih melakukan investigasi ”

” PT. SDS Mengucapka terima kasih atas bantuan dan kerjasama dari perusahaan yang ada disekitar lingkungan perusahaan, termasuk bantuan dari Tim damkar dari Pemko Dumai dan Pertamina ”

” Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kami terus memastikan terlaksananya praktek k3 dilingkungan PT. SDS, Terima kasih “.

Demikian informasi yang dapat dirangkum awak media. (aba)