Hamdan Kamal Lepas Rombongan Jemaah Tarikat Natsabandiah


o ololmm

Wasiatriau.com – Sekretaris daerah ( Sekda ) Kota Dumai, H. Hamdan Kamal secara resmi melepaskan Jemaah Tarikat Natsabandiah berangkat menuju basilam langkat, Sumatra Utara, Senin (14/01/2019).

Acara pelepasan tersebut setelah sholat ashar berjamaah di mesjid Nurul bahari, jalan Hasanuddin / dock kelurahan pangkalan sesai.

Mereka berangkat ke basilam langkat untuk menghadiri haol almarhum tuan guru Khalifah H. Abdul Wahab Rokan.

Sekda juga menyampaikan salam Walikota kota Dumai, H. Zulkifli As kepada jemaah, beliau mohon maaf karena tidak bisa hadir dan saat ini dalam perjalanan pulang dari Pekanbaru. Ujar Hamdan.

” semoga selamat pergi, Selamat kembali dan selamat berkumpul dengan keluarga kembali “.

Dalam kata sambutannya, Sekda menyampaikan tentang sekilas sejarah Tarikat Natsabandiah ini, telah menyebar di benua Asia tenggara seperti negara Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Negeri Arab, India malah sampai Amerika serikat. Terang sekda menjelaskan perkembangan Tarikat tersebut.

di Indonesia ada sejumlah putra terbaik menjadi tokoh ulama yang cukup dihormati di negeri Arab, seperti ulama besar dari tanah Minangkabau,tokoh ulama tersebut dipercayakan menjadi imam di mesjidil haram Mekah. begitu juga ulama Kalimantan, tuan Sekh Ahmad Al Banjari.

Tuan Sekh Khalifah Abdul Rokan Natsabandiah merupakan tokoh besar yang cukup berjasa bagi negeri ini.

Zaman penjajahan Belanda dulu beliau menentang pemerintah toqhut, pindah ke Malaysia, tapi karena pompa minyak di daerah itu tidak jalan, maka pemerintah Belanda menjemput tuan Sekh untuk mendoakan, sejak itulah beliau dihormati sebagai tokoh ulama yang cukup disegani dan diberi wilayah untuk menetap dan menjalankan ritual religius Tarikat Natsabandiah. Sehingga berkembang hingga saat ini.

Tentu disana nanti ramai yang datang dari berbagai daerah dan negara, momentum ini dapat dijadikan ajang silaturahmi.

Masih ucapan sekda menyebut, jemaah tarekat Natsabandiah banyak berjasa untuk negeri ini, karena kekuatan zikir dan amal ibadah dapat mempertahankan negeri ini dari bencana, seperti gempa dan tsunami.

Dengan zikir menjadikan negeri ini aman, damai dan menjadikan negeri rahmatan lil’alamin.

Turut hadir dalam acara pelepasan rombongan Jemaah Tarikat Natsabandiah ke basilam langkat, Camat Dumai Barat, Camat Medang kampai, camat Bukit kapur, dan sejumlah lurah kota Dumai. Serta warga yang ikut mengantarkan keluarganya yang masuk dalam rombongan jemaah tersebut.

Mereka mengantar pelepasan keluarganya yang kebetulan ikut dalam rombongan Jemaah itu.

Ketua rombongan jemaah Kh H Atan Samsudin, disela sela kata sambutan mengatakan bahwa rombongan yang ikut berangkat sebanyak 96 orang. ” Terdiri dari jemaah bagan besar, bukit timah sungai sembilan, teluk makmur dan jemaah di kota Dumai “. Ujar ketua rombongan tersebut.

Beliau juga menjelaskan apa itu suluk, Tarikat Natsabandiah itu dikenal dengan suluk,

“Suatu kegiatan keagamaan yang dilakukan dengan budaya tata tertib “. Tentu sesuai dengan tuntutan Islam.

Beliau berpesan kepada jemaah agar menjaga ketertiban, karena banyak yang datang dari daerah lain yang menghadiri acara haol tersebut. Ujarnya

Seperti diketahui rombongan berangkat ke basilam langkat menumpang kandaraan bus, sebanyak tiga bus.

Keberangkatan rombongan ke basilam langkat diiringi mobil patroli perhubungan kota Dumai.

Ditempat terpisah, rombongan dari bagan besar Khalifah Irfandi menyebutkan bahwa rombongan yang dibawanya dari bagan besar sebanyak 12 orang, 6 orang jemaah laki laki dan perempuan 6 orang. Ujar Khalifah Irfandi.

Khalifah Irfandi telah mengikuti tarikat Natsabandiah sejak masih lajang itu mengatakan nantinya kegiatan suluk dan dua malam terakhir mengadakan berzanji dan wirit. Sebutnya.

Ucapan yang sama, salah satu warga yang ikut mengantarkan ibundanya berangkat, acara ini setiap tahun dilaksanakan oleh jemaah tarekat Natsabandiah, biasanya rombongan berangkat sampai 5 bus. Ujarnya. (aba)