Laskar LHMR Dumai, Tuntut Pabrik gula Bayar Upah Pekerja


Wasiatriau.com -Panglimo laskar Hulubalang Melayu Riau (LHMR) kota Dumai, Panglimo Gedang hari ini, Jumat ( 04/01) menggelar aksi demo damai di kantor Dinas tenaga kerja transmigrasi kota Dumai.

Ratusan anggota laskar LHMB Dumai mendatangi Disnakertran kota Dumai terkait tenaga kerja pabrik tebu di kawasan industri Pelintung. Tepatnya di selinsing yang belum membayar gaji para pekerja.

Para aksi demo damai tersebut menyuarakan aspirasi mereka, meminta pertanggung jawaban pihak perusahaan melalui Dinas tersebut, karena mereka anggap disnaker sebagai perpanjangan tangan masyarakat kepada pihak perusahaan.

Dalam pertemuan dialog antara rombongan Aksi demo dipimpin langsung panglimo Gedangan tersebut, didampingi sejumlah personil laskar termasuk pekerja upah yang belum dibayar itu.

Namun sayangnya saat itu tidak terlihat seorangpun perwakilan dari pihak perusahaan PT. SMIP.

Beliau mempertanyakan apa dasar mereka tidak membayar upah pekerja tersebut.

” Kami tidak meminta semua,tapi adalah perhatian sedikit dari pihak perusahaan “.

Beliau meminta kepada pihak Disnaker sebagai perpanjangan dari masyarakat menyelesaikan masalah ini. Ujar panglimo agak bernada tegas.

Menurut informasi upah tenaga kerja malah ada yang dipotong oleh pihak perusahaan, karena dianggap tidak kerja,

Sementara dari pihak Disnaker Mengatakan oleh karena pihak perusahaan belum dapat dihubungi,

” maka aspirasi bapak bapak kami terima dulu, jangan kita bawa emosi, karena itu tidak menyelesaikan masalah ”

Mendengar keterangan dari pihak Disnaker terkesan kurang berkenan karena merasa digurui, apalagi arah bicaranya tidak bisa mengambil keputusan, karena pihak perusahaan belum bisa dihubungi, sontak panglimo gedang menyerlah pembicaraan pihak Disnaker tersebut.

” Jangan ajari kami, kami sudah cukup bersabar, tapi anak istri kami mau makan, ”

Beliau meminta kepada aparat hukum ” mengizinkan kami menunggu disini (red), kami bersabar menunggu disini “, ujar Gedang.

Masih ucapan panglumo Gedang, Bapak jangan bicara lagi, karena tidak bisa memberi keputusan, serlah Ketua laskar LHMR Dumai tersebut mengakhiri dialog dan langsung meninggalkan ruangan.

Menurut informasi, para pekerja tersebut sebagianya merupakan anggota laskar hulubang Melayu Riau yang tergabung di dalam kepengurusan laskar LHMR kecamatan Medang kampai, kota Dumai.

Katanya lagi, mereka akan turun kembali menuntut hak mereka pada hari Rabu (8/01), informasi yang dapat dirangkum, mereka akan membawa anak dan istri mereka masing-masing. (aba)