Tengku Muhammad Faisal Keturunan Raja Siak ke 5 Langsungkan pesta Pernikahan.


wasiatriau.com – Acara resepsi pernikahan Tengku Muhammad Faisal Ahda’u Abdul Jalil Muazzam Syah dengan Fina Reskia Komendong, cukup kental dengan acara adat istiadat Diraja. Demikian pantauan awak media di lokasi acara. Minggu (06/01). Jalan sadar kelurahan Simpang tetap darul Iksan. Dumai barat, kota Dumai

Prosesi pernikahan anaknda dari Tengkuk Amir Ahmad Abdul Jalil muazzam Syah, keturunan zuriat raja ke 5 tersebut memang agak berbeda dari biasanya. Karena kedua mempelai dikawal dengan dua orang pengawal, bak seorang hulubang mengawal raja, sambil memegang tombak, salah satu jenis senjata tradisional selalu dipakai dalam sebuah kerajaan.

Raja sehari terlihat dari sepasang pengantin tersebut, kenapa tidak, sebab prosesi pernikahan kedua mempelai dibuat seperti seorang raja duduk di kursi tahta dikawal dua orang pengawal.

Prosesi pernikahan menyerupai adat istiadat kerajaan memang tidak pernah dilihat masyarakat secara langsung sebelumnya, seperti apa yang dilakukan oleh keturunan zuriat raja ke 5 kerajaan Siak Sri Indrapura ini.

Para undangan yang menghadiri pernikahan Tengku Faisal saat itu agak tertegun melihat prosesi pernikahan keturunan raja ke 5 tersebut. suasana pernikahan itu terkesan sekali bernuansa adat istiadat raja negeri Melayu.

Berdasarkan pantauan di tempat acara pernikahan Berlangsung, berbagai bangsa yang turut hadir dihari pernikahan, seperti dari negara jiran Malaysia dan negara berunai Darussalam.

Diketahui para undangan datang dari luar negeri itu merupakan kerabat Tengku Ir.H Amir Ahmad juga keturunan zuriat raja ke 5.

Turut juga hadir sejumlah tokoh masyarakat Dumai, para pejabat kota Dumai serta kerabat kedua mempelai.

Kedatangan perwakilan warga negara berunai Darussalam ke Dumai khusus untuk menghadiri jemputan dari yang punya hajat, yaitu Tengku Amir Ahmad.

Tengku Amir Ahmad Abdul Jalil muazzam Syah merupakan dari keturunan ke 7 dari raja ke 5 dan keturunan ke 9 dari raja pertama kerajaan Siak Sri Indrapura, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah.

Sementara undangan dari negeri berunai Darussalam tersebut juga termasuk salah satu zuriat keturunan raja yang ke 5 yang ada luar negeri.

Mereka sudah beranak penak di negeri berunai Darussalam dan menurut informasi keturunan raja Siak ke 5 yang ada di negara berunai itu sudah keturunan yang ke 9.

Meskipun undangan yang datang dari negara berunai tidak terlalu ramai, namun kehadiran mereka merupakan utusan kerabat raja keturunan raja kerajaan Siak Sri Indrapura khususnya raja siak yang ke 5.

Sederetan papan bunga ucapan selamat berjejer disekitar lokasi. termasuk papan bunga ucapan selamat dan doa restu tersebut dari keluarga besar berunai Darussalam.

Pakaian keluarga mempelai laki-laki berpakaian baju Melayu berwarna kuning. Menurut Adat istiadat Melayu Riau, baju warna kuning adalah warna kebesaran dan dipakai oleh kerabat raja dan para pembesar negeri.

Sebelumnya para undangan yang datang dari berunai Darussalam juga pernah datang menghadiri disaat Helat haol marhum pekan yang pertama beberapa waktu yang lalu di Pekanbaru.

Utusan keturunan raja siak yang ke 5 dari berunai Darussalam menghadiri acara haol marhum pekan, gelar raja ke 5 tersebut. Mereka juga membawa terombo silsilah keturunan raja ke 5.

Helat haol marhum pekan yang pertama sekali ditaja lembaga masyarakat Melayu Riau ( LAMR) kota Pekanbaru yang dipimpin langsung Tengku Amir Ahmad dari kota Dumai.

Berdasarkan pantauan, saat itu rombongan keturunan raja ke 5 menjadi tamu istimewa panitia pelaksana haol marhum pekan tersebut Kenapa tidak, sebab mereka (rombongan) adalah salah satu keturunan marhum pekan yang ada saat itu,Makanya selama acara haol berlangsung, rombongan itu diundang jamuan makan dan temu ramah dengan panitia acara dan para pengurus LAMR kota Pekanbaru, di gedung kerapatan adat payung sekaki, LAMR Pekanbaru

Tengku Amir Ahmad Abdul Jalil muazzam Syah sebelumnya juga telah disitihar oleh lembaga adat Melayu Riau ( LAMR ) provinsi Riau, sebagai pemegang amanah zuriat keturunan raja kerajaan Siak Sri Indrapura.

Pengistiharan beliau oleh LAMR provinsi Riau saat bersamaan dengan pengukuhan kepengurus LAMR kota Dumai. Beberapa waktu yang lalu di gedung LAMR kota Dumai. (aba)