Melihat Rekam Jejak Sandiaga Uno, Cawapres Nomor 02


Wasiatriau.com -Sandiaga Salahuddin Uno, salah satu Cawapres 2019, Sontak  menjadi idola Mak mak dan kaula muda. Kenapa tidak, Sebab  Anak kelahiran Riau tersebut memiliki karismatik dimata meraka.

Apalagi catatan karier bisnisnya, beliau ENTREPRENEURSHIP yang tangguh, sehingga Salah satu tokoh muda anak bangsa Indonesia yang cukup disegani kawan maupun lawan bisnis maupun politik.

Sebelumnya rakyat Indonesia memang banyak yang belum kenal nama beliau,cuma kalangan Usahawan saja.karena keahlian beliau dalam dunia bisnis, namun setelah beliau masuk ke Dunia politik menjadi calon wakil Gubernur DKI, ternyata nama beliau langsung melejit kepermukaan.

Sandiaga Uno bak mutiara terpendam didasar lautan, meskipun dibalut lumpur namun tetap memancar cahaya, karena potensi dan integritas seorang pemimpin ada pada beliau.

Sebenarnya tidak terlalu berlebihan jika tokoh muda ini menjadi harapan rakyat memimpin bangsa ini, karena beliau telah teruji kepintarannya dan tokoh muda yang religius dan cakap, sebagaimana tanggapan masyarakat, terutama Mak – mak  ”  setelah 74 tahun Indonesia merdeka, baru sekarang kita punya Cawapres keren begini,Fisik Sehat, IPK 4 lulus summa cum laude, Pengusaha, Sukses, Akhlaknya baik, Berpengalaman sebagai CEO di 100 perusahaan dan lain lainya “.

Diketahui bersama bahwa Sandiaga Uno Punya Gelar Professor tetapi tidak dipakainya, Namun Gelar yang disandangya langsung diterapkan buat kepentingan orang banyak.
Sandi pun amat jarang orang tahu kalau gajinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sepersen pun tak ada yang diambilnya, melainkan langsung disedekahkan kepada orang yang kurang mampu.

Pantaskah tokoh muda seperti Sandiaga Uno diberi kesempatan menjadi Wakil Presiden RI jika dilihat dari rekan jejaknya selama ini, hanya masyarakatlah yang menilainya sendiri, layak atau tidaknya.

Berdasarkan informasi yang dapat dirangkum perjalan karier beliau selama ini, eh ternyata Sandiaga Salahuddin Uno lebih hebat dari apa yang kita dengar selama ini, sebagai bahan referensi, awak media sengaja mencatat secara singkat terkait perjalanan beliau sebangai berikut :

Pada tahun 1990, Sandi Lulus S1 dari Wichita State University, Amerika Serikat, Sandi lulus dengan predikat lulusan terbaik (summa cum laude) dari Wichita State University di Amerika.

Pada tahun 1992 saat beliau melanjutkan studinya, sekali lagi beliau meraih hasil yang cukup baik, ternyata IPK 4 di Studi Master George Washington University, Sandiaga Uno menyelesaikan studi master (S2) di George Washington University, dan mendapatkan gelar Master of Business Administration dengan mendapatkan IPK 4,00.

Pada tahun 1995 beliau merupakan salah satu Direktur Termuda di Perusahaan Kanada
Bekerja dan menjabat sebagai Executive Vice President, direktur termuda di NTI Resources, Ltd, perusahaan di Kanada.

Lalu pada tahun 1997, disaat krisis moneter global, ramai perusahan raksasa di belahan dunia ini terseok seok malah tidak sedikit yang gulung tikar, lalu beliau kembali ke tanah air  membangun  dari Nol usahanya, mendirikan perusahaan investasi PT Recapital bersama sahabatnya Rosan Roeslani perkasa. Dari situasi yang sangat sulit hingga akhirnya berhasil memiliki 25 perusahaan dengan 50.000 karyawan ( 2005-2008 ).

Organisasi Nasional
Sandi menjabat sebagai anggota KEN (Komite Ekonomi Nasional) di masa pemerintahan presiden SBY dan menjabat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2005-2008.

Pada tahun 2015 beliau masih dipercayakan Menjabat Organisasi Nasional, yaitu menjabat Ketua Umum PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia), Ketua Umum APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia), Wakil Ketua Umum KADIN Bidang UMKM, dan juga menjabat sebagai Bendahara ICMI, serta pendiri AKSI (Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia) .

Pada tahun 2016 dianugrahi sebagai  ( PROFESSOR BIDANG ENTREPRENEURSHIP )
Menerima gelar Distinguished Research Professor Bidang Entrepreneurship dari George Washington University, Amerika Serikat atas penelitian doktoral di bidang kewirausahaan. sebuah gelar terhormat dari negeri paman sam, tentu untuk meraih gelar tersebut tidak segampang yang dibayangkan,

Sederetan gelar yang disandang beliau tidak hanya untuk dirinya saja, namun ilmu yang didapatnya selama ini di implimintasikanya sebagai sumbangsih karya bakti memberikan Kontribusi terbaik Kepada Masyarakat. Ia salurkan melalui yayasan yang didirikannya (MRUF, INOTEK dan Indonesia Setara), membina ribuan UKM dan start-ups di Indonesia.

Berkat kegigihan beliau selama ini, sehingga beliau masuk dalam daftar orang orang kaya  di Indonesia, Kaya dengan hasil keringat sendiri bukan warisan, beliau senang  membagi ilmu dan kekayaannya kepada pengusaha kecil dengan membiayai pendirian badan usaha kecil yang potensial.

Prestasi akademik beliau sangat menunjang keberhasilan dalam menjalankan bisnisnya dan sejalan dengan panggilan hati nuraninya melakukan pengabdian kepada masyarakat. sesibuk apapun dan seberat apapun rintangan yang dihadapi selama beliau menjalankan aktivitasnya, kecerdasan Spritualnya yang diterima dari didikan orang tuanya sejak dini  beliau tidak pernah luput melakukan puasa Senin – Kamis, Sholat dhuha rutin dilakukanya serta bersedekah. hal itu karena kecerdasan Spritualnya yang diterimanya dari didikan orang tua beliau sejak dini hingga sampai dewasa, kekuatan iman yang terpatri didalam jiwa dan raganya menjadi dasar untuk maju melangkah mengarungi tantangan hidup dan kehidupan ini. demi untuk hidup lebih baik lagi dan menjadi berkah bagi masyarakat, seperti yang dilakukan beliau, berjuang bersama masyarakat merebut DKI.

Diketahui selama menjabat Wakil Gubernur DKI, gaji sebagai Wakil Gubernur tersebut tidak satu senpun beliau terima,  semua disedekahkan kepada yang berhak menerimanya  Demikian pantauan awak media wasiatriau.com. ( aba )