Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PDB dengan SLUP


Wasiatriau.com – Penandatangan nota kesepahaman antara BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri dengan PT, Sinarmas LDA Usaha Pelabuhan ( SLUP ),Kamis (14/02) di hotel Grand Zury Dumai.

Acara Penandatangan nota kesepahaman antara presiden direktur PT. Sinarmas LDA usaha pelabuhan ( SLUP ) Azis Muttaqin dengan Direktur utama BUMD PT pelabuhan Dumai Berseri ( PDB) Nur Amin, disaksikan langsung oleh Walikota Dumai dan Sekda.

Dalam kata sambutan Walikota Dumai Zulkifli As menyebutkan dengan bergabungnya PT.SLUP dengan BUMD Dumai dapat menambah pengalaman, karena SLUP cukup berpengalaman di bidang kepelabuhanan. Ujarnya

Turut hadir Walikota Dumai Drs. Zulkifli As, Pj Sekretaris Daerah H. Hamdan Kamal, Ketua DPC INSA Dumai Herman bukari dan sejumlah Perusahaan pelayaran Nasional, Ketua Kadin Dumai Zulfan, Perusahaan BUMN dan Swasta, seperti PT, Semen Padang dan lain sebagainya.

Sejumlah personil management BUMD Dumai, seperti manager operasi T.M.Zalek Usman,Humas BUMD Ir.M.Hasbi, Operasional lapangan Edi dan beberapa personil lainnya.

Dalam pemaparan presiden direktur SLUP Azin Muttaqin menjelaskan perusahaan SLUP tersebut bergerak pada bidang kepelabuhanan, pelayanan kapal tunda dan bongkar muat.

SLUP berdiri tahun 2016, kantor pusat di jakarta dan cabang di Surabaya, Jombang, Lampung dan Kalimantan. Ujarnya

Memiliki 16 kapal tunda dan pandu, Kren 4 buah, dan jumlah tenaga kerja sebanyak 500 orang, tenaga kerja diasuransikan dan sudah standard internasional.

Kegiatan SLUP bongkar muat, pelayanan tunda kapal dan jasa management pelabuhan

Jasa pelayanan kapal tunda 1200 lebih dalam satu tahun, bongkar muat 9 juta ton sata tahun, 7 juta ton batu bara dan 2 juta ton CPO. Ujarnya.

Keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, pelayanan cepat dan aman. Karena SLUP memiliki personil berpengalaman serta memiliki peralatan dan finansial yang cukup memadai. Katanya

Ambisi SLUP di Dumai, karena melihat potensi pelabuhan lokal nasional dan internasional.

Lanjut beliau lagi menambahkan SLUP berkaloborasi dengan BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) terkait pengelolaan pelayanan kapal tunda.

Pada seksen tanya jawab Ketua DPC INSA Dumai Herman Bukari menanyakan kesiapan fasilitas, sarana dan pra sarana untuk jasa kapal tunda.

Begitu juga pertanyaan dari salah seorang agen pelayaran nasional mengusulkan sebagai masukan bagi SLUP dan BUMD terkait pelayanan kapal tunda, beliau berharap kapal tunda tersebut harus ada yang standby di Kuala selat morong, karena jarak olah gerak bandar sekitar 60 mil, sehingga kapal tidak lagi menunggu kapal tunda datang dari pelabuhan Dumai.

SLUP menyediakan sarana kapal tunda, management Pelabuhan dan SLUP menunggu pelimpahan wewenang pemanduan dan penundaan kapal dari BUMD PT PDB, ” besokpun kita sudah siap datangkan kapal tunda, jika diminta “. Ujarnya

SLUP berkantor di bangunan areal pelabuhan bandar Sri Junjungan Dumai lantai 2, dan memasang radio telekomunikasi untuk pelayanan pelayaran. Jelas presiden direktur SLUP tersebut.

Acara Penandatangan nota kesepahaman Terkait pelayanan kapal tunda ditutup dengan Poto bersama. ( aba )