Zuriat Marhum Pekan dari Berunai Reuni Balek Kampung


Wasiatriau.com – Puluhan orang keturunan raja marhum pekan dari negara berunai Darussalam dan Malaysia rencana akan menggelar acara khatam Al Qur’an di mesjid Nur Alam Pekanbaru, Minggu (10/03/2019)

Kehadiran tamu dari berunai Darussalam dan negara Malaysia tersebut semacam reuni Balek kampung.sebab yang mendirikan kota Pekanbaru itu adalah nenek moyang mereka yaitu raja ke 4 Sultan Alamuddin Muazzam Syah dan dilanjutkan anaknya raja ke 5, Sultan Tengku Muhammad Ali Abdul Djalil Muazzam Syah. Yang mendirikan pasar baru untuk perdagangan dan saat ini namanya menjadi pasar bawah.

Sedangkan Rombongan yang akan melaksanakan khatam Al Qur’an adalah keturunan zuriat raja ke 5 yang akrab disebut oleh masyarakat Pekanbaru yaitu marhum pekan.

Sebanyak 70 orang Rombongan keturunan raja marhum pekan tersebut baru tiba di Pekanbaru, terdiri dari 19 orang dari negara berunai Darussalam dan 31 orang dari Negara Malaysia dan sisanya dari Dumai dan daerah Riau.

Mereka datang ke Pekanbaru dalam rangka acara silaturahmi bersama keturunan mereka yang ada di Riau, Indonesia.

Diketahui Pertemuan keturunan marhum pekan di Pekanbaru ini merupakan yang kedua kalinya. Karena pertemuan yang pertama dilaksanakan oleh mereka.yaitu bersamaan dengan haol marhum pekan yang julung kali diadakan oleh lembaga adat Melayu Riau ( LAMR ) kota Pekanbaru, sekitar bulan November 2018 tahun lalu.

Namun pertemuan yang pertama tahun yang lalu keturunan raja ke 5, marhum pekan dari negara berunai Darussalam hanya mengutuskan 3 orang utusan. H. Liyas, H. Abdullah dan saudaranya.

Mereka diutuskan ke Pekanbaru baru untuk melihat situasi dan bagaimana sambutan keturunan mereka yang ada di Riau, Indonesia. Kenapa tidak. Sebab selama ini mereka sekalipun belum pernah berjumpa antara satu dengan yang lain. Mereka berkomunikasi hanya melalui jaringan telepon dan sarana lainnya.

Tapi setelah melihat sambutan mesra keturunan mereka yang ada di Riau, apalagi dalam acara haol marhum pekan, rombongan keturunan raja ke 5 tersebut disambut oleh panitia pelaksana dengan mesra sesuai adat resam orang Melayu, malah rombongan keturunan raja ke 5 menjadi tamu istimewa saat itu terkesan menjadi tamu istimewa, mereka dijemput untuk Jamuan makan siang dan malam oleh panitia.

kehadiran rombongan zuriat Marhum pekan juga mendapat respon dari Walikota Pekanbaru dan gubernur Riau terpilih Syamsuar saat itu.

Begitu juga Junjungan balasan Tengku Ir H Amir Ahmad Abdul Djalil Muazzam Syah dan keluarga ke Berunai Darussalam menambahkan lagi persebatian keturunan raja ke 5 kerajaan Siak Sri Indrapura tersebut.

Hal tersebut terlihat dari jumlah kedatangan rombongan saat ini, baik dari Berunai Darussalam maupun rombongan keturunan zuriat marhum pekan yang ada di Malaysia.

Meskipun mereka belum berapa lama berjumpa antara satu dengan yang lainnya, namun kekompakan mereka kesannya seakan akan mereka sudah lama terjalin.

Diketahui prosesi acara zuriat Marhum Pekan nantinya akan diisi dengan khatam Al-Quran, acara tersebut dilaksanakan di mesjid Nur Alam Pekanbaru.

Mereka mendoakan atas rasa syukur karena telah dipertemukan kembali Dengan keturunan mereka, keturunan zuriat Marhum Pekan yang selama ini hanya mendengar cerita dari orang tua tua mereka.

Acara silaturahmi ini juga untuk menambah persebatian hubungan tali silaturahmi serta mencari keberkatan keturunan zuriat marhum pekan yang telah dipertemukan kembali, sekaligus untuk mendoakan Amahum dan almarhumah Datuk nenek moyang mereka yang telah meninggal dunia yaitu para raja raja dan kerabat kerajaan Siak Sri Indrapura serta keselamatan untuk keturunan mereka.

Masih informasi prosesi kegiatan rombongan marhum pekan akan berlanjut pertemuan dengan walikota Pekanbaru dan Gubernur Riau.

Rencananya rombongan akan napak tilas menziarahi makam para raja kesulitan Siak Sri Indrapura.

Sebagai informasi, rombongan keturunan zuriat raja ke 5 tersebut dipimpin langsung oleh Tengku Ir. H. Amir Ahmad Abdul Djalil Muazzam Syah dari kota Dumai.

Sebelumnya, rombongan zuriat Marhum pekan dari berunai dan negara Malaysia, berangkat dari Malaka langsung menuju ke kota Dumai, sampai di kota Dumai disambut oleh keturunan marhum pekan yang ada di kota Dumai.

Setelah diadakan jamuan makan siang di kediaman kakak dari ketua rombongan, Tengku Ir. H. Amir Ahmad Abdul Djalil Muazzam Syah, rombongan langsung berangkat menuju ke Pekanbaru sekitar pukul 16.00 wib, dan tiba sekitar pukul 22.00 wib.

Dalam prosesi jamuan makan siang tersebut, diselingi ucapan kata sambutan sekapur sirih dari tuan rumah yang disampaikan oleh Tengku Amir Ahmad dan ditutup doa selamat, dipimpin langsung oleh H. Ismail dari berunai Darussalam. Demikian pantauan wasiatriau.com (aba)