Prabowo Menangis Haru Mendengar Pesan Politik Ust Abdul Somad

Prabowo bersama UAS ( net )

Wasiatriau.com – ( Jakarta ) Ustadz Abdul Somad ( UAS ) memberi pesan politik kepada capres nomor 02, Prabowo Subianto di salah satu TV swasta sontak mengejutkan rakyat Indonesia. Pasalnya Dai kondang tersebut melarang Prabowo memberi jabatan kepada beliau, dan dengar kata kata Ulama.

Pesan moral yang disampaikan UAS kepada calon pemimpin Negeri ini memang tidak lazim namun penuh makna. Kenapa tidak, sebab Prabowo di dukung oleh Ijtima’ ulama dan rakyat Indonesia.

Capres pilihan Ijtima’ ulama dan Rakyat Indonesia, bukan hanya sebatas seremonial, UAS menyebutkan dalam pertemuan tersebut, setiap beliau melaksanakan dakwah ditanah air, jemaah yang hadir selalu mengangkatkan tangan dengan dua jari.

begitu juga dengan para ulama yang ditemuinya, meskipun tidak cukup terkenal karena tidak mau menonjol nonjolkan namanya seperti beliau.  namun Ustadz Abdul Somad penuh yakin para ulama tersebut merupakan ulama yang selalu mendekatkan diri pada Allah selalu membisikan ” Prabowo ”   dan langsung diamin Prabowo.

Ucapan UAS sungguh menyentuh hati ummat islam yang mendengarnya, termasuk capres nomor 02, terilihat dari layar kaca mimik waja prabowo yang tegar dan gegap pempita saat menyampaikan orasi, tapi saat mendengar wejangan yang disampaikan Ustadz Abdul Somad tak terasa air mata prabowo menitik membasahi pipi beliau, jika tidak disekatnya mungkin air mata rasa haru membasahi pipi beliau.

Bukan saja Prabowo yang merasakan terharu saat mendengar tausiah UAS, tapi seluruh Ummat Islam turut merasa haru, tak sadar ikut meneteskan air mata.

” Jadilah pemimpin adil, rakyat membutuhkan keadilan “. Pesan UAS

Sosok Ustadz Abdul Somad yang konsisten dengan propesinya juga menyampaikan pesan kepada Prabowo jika terpilih menjadi presiden agar tidak mengundang beliau ke Istana dan tidak memberi jabatan kepada beliau.

” Kalau bapak memang duduk nanti jadi presiden, terkait dengan saya pribadi, dua saja. Pertama, jangan bapak undang saya ke Istana,” kata Abdul Somad dalam dialog dengan Prabowo,

Dai kondang dari Riau berusia 41 tahun itu meminta Prabowo membiarkan dia berdakwah masuk ke dalam hutan. “Saya orang kampung. Saya masuk hutan ke hutan,” ujar UAS, s

Permintaan kedua  “Jangan bapak beri saya jabatan. Apa pun,” tegas UAS.

Dia menceritakan, di antara 40 cucu mbah kakeknya, dia diminta hanya masuk sekolah agama. Bukan sekolah umum. “Untuk mendidik umat. Biarkanlah saya terbang sejauh mata memandang, ceramah. Setelah bapak jadi nanti, biarkanlah ulama-ulama yang dekat-dekat di Jakarta ini, bapak dengarkan cakap ulama,” ujar UAS.

Pesan moral yang disampaikan Ustadz Abdul Somad menjadi titik terang bagi pemilih umat yang belum menentukan pilihan, terutama ummat yang mencintai ustadz kondang tersebut selama ini mereka masih menunggu ucapan dari mulut UAS sendiri. ( aba )