Situng KPU Hanya Bersifat Sementara


Wasiatriau.com – ( Jakarta ) Pemilihan umum ( Pemilu ) serentak 2019, telah berlalu 10 hari yang lalu, Rabu ( 17/04), namun proses penghitungan suara belum juga selesai.

Ketika rilis berita ini diterbitkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan masih berlangsung.

Namun komisi pemilihan umum ( KPU ) telah membuka real count,guna memantau penghitungan suara yang masuk melalui CI dari TPS.di seluruh Indonesia.

Sementara proses suara yang masuk real count KPU banyak yang salah infut. Salah satu contoh TPS 10 kelurahan Laksamana Dumai. Berdasarkan CI suara Capres 01, 36 dan suara 02, 141 suara, namun tercatat di real count KPU tertera 01, 36 dan 02, 41.

KPU menganggap kesalahan angka yang di infut  itu merupakan hal biasa.” Salah infut”. Ujarnya

Kesalahan infot data yang masuk realis co you ketua

Angka yang masuk real count KPU bukan penghitungan suara angka resmi, angka resmi setelah dilakukan rapat pleno penghitungan suara k99

Data penghitungan suara pilpres yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus bergerak. Data tersebut ditampilkan pada portal pemilu2019.kpu.go.id. Hingga Jumat (26/4/2019) pukul 05.40 WIB, data yang masuk mencapai 291.637 TPS dari total 813.350 TPS. Jika dipresentasekan, jumlah tersebut mencapai 35,85 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Situng KPU Data 35,85 Persen: Jokowi-Ma’ruf 56,07 Persen, Prabowo-Sandiaga 43,93 Persen”

Hasil Situng sementara ini menunjukkan, pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin memperoleh 30.719.901 suara atau 56,07 persen. Sementara, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 24.071.763 suara atau 43,93 persen. Untuk sementara, Jokowi-Ma’ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Situng KPU Data 35,85 Persen: Jokowi-Ma’ruf 56,07 Persen, Prabowo-Sandiaga 43,93 Persen”

Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatera Barat, Jambi, Aceh, Banten, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Komisioner KPU Viryan Azis, data yang ditampilkan di Situng diambil dari scan formulir C1. Formulir C1 merupakan catatan hasil penghitungan suara. Data Situng hanya bersifat sementara, dan bukan data final yang dijadikan dasar bagi KPU untuk menetapkan hasil pemilu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Situng KPU Data 35,85 Persen: Jokowi-Ma’ruf 56,07 Persen, Prabowo-Sandiaga 43,93 Persen”,

Menurut Komisioner KPU Viryan Azis, data yang ditampilkan di Situng diambil dari scan formulir C1. Formulir C1 merupakan catatan hasil penghitungan suara. Data Situng hanya bersifat sementara, dan bukan data final yang dijadikan dasar bagi KPU untuk menetapkan hasil pemilu. Masyarakat bisa memantau Situng dan mencocokkan data yang ditampilkan dengan scan C1. Jika terjadi kekeliruan, KPU akan menindaklanjutinya dengan melakukan pengecekan dan memperbaiki entry data yang keliru itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Situng KPU Data 35,85 Persen: Jokowi-Ma’ruf 56,07 Persen, Prabowo-Sandiaga 43,93 Persen”,