Walikota letak Batu Pertama Spam Saat HUT Kota Dumai ke 20


Wasiatriau.com – Walikota Dumai H. Zulkifli As melaksanakan peletakan batu pertama ( ground breaking ) sistem pengelolaan air minum ( spam ) di kilometer 09 kelurahan mekar sari, Sabtu ( 27/04/2014).

Peletakan batu pertama pembangunan spam  regional tersebut dilakukan pada hari jadi kota Dumai yang ke 20, hal itu merupakan hadiah untuk kota Dumai. Kenapa tidak, sebab pelaksanaannya pas bertepatan hari jadi kota Dumai.

Diketahui spam regional merupakan tindak lanjut dari program pengelolaan air minum secara bersama sama dengan kabupaten Rokan hilir dan Bengkalis ( Dirilis ).

Spam regional dirilis yang telah diresmikan oleh kementerian ESDM melalui bidang sumber daya air, beberapa waktu yang lalu di kecamatan tanah putih kabupaten Rokan hilir.

Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama spam regional durolis dirjen sumber daya air kementerian ESDM, gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, bupati Rokan hilir Suyatno, walikota Dumai Zulkifli As,  serta Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Peletakan Batu pertama di Kecamatan tanah putih tersebut informasinya adalah areal pengelolaan air minum yang sumber bahan bakunya dari air sungai Rokan Rohil.

Berdasarkan informasi pembangunan fisik pengelohan bahan baku air minum sedang berjalan,

Distribusi air minum yang bersumber dari bahan baku sungai Rokan itu disalurkan ke kota Dumai dan kabupaten Bengkalis.

Pembangunan pipanisasi dari kabupaten Rokan hilir sampai ke perbatasan kota Dumai dan kabupaten Bengkalis dibiayai melalui anggaran pusat. Sedangkan biaya pembangunan pipanisasi dari perbatasan ke dalam wilayah kerja kabupaten dan kota ditanggung APBD masing masing daerah.

Begitu juga dengan bahan baku air, kota Dumai didistribusikan bahan baku air dari sungai Rokan sekitar 250 liter perdetik.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku air yang akan didistribusikan kepada Masyarakatan nantinya, akan ditambah bahan baku air dari sungai Dumai.

Dalam kesepakatan spam regional durolis tersebut, kota Dumai mendapat distribusi bahan baku air untuk kebutuhan 4 daerah kecamatan, sedangkan untuk kabupaten Bengkalis mendapat jatah distribusi bahan baku air sebanyak  2 kecamatan. Demikian informasi yang dapat dirangkum awak media. ( aba )