Pemko Kawal Harga Bahan Pokok Selama Ramadhan

Zul As ( net )

Wasiatriau.com – Kekuatitaran masyarakat terkait melonjaknya bahan pokok selama bulan puasa terjawab sudah. pasalnya Pemerintah Kota Dumai tetap mengawal persediaan bahan pokok memasuki ramadhan tetap aman. Demikian Ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar, Zulkanaen. SH beberapa waktu yang lalu.

Berangsur stabilnya harga bahan pokok di beberapa pasar di Kota Dumai memasuki bulan puasa Ramadhan 2019 ini membuat Pemko Dumai melalui Dinas Perdagangan dan pasar  (Disperdag dan pasar) Kota Dumai memutuskan belum mengadakan operasi pasar. namun Sejumlah komoditas pangan dan sembako saat ini stok dan harganya masih aman.

Adapun kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional Kota Dumai saat ini masih wajar. Pasokan dan harga masih aman terkendali, jika ada lonjakan disperindag akan siap gelar operasi pasar.

Walikota Dumai melalui Kepala dinas perdagangan (Kadis Perdag) Kota Dumai Zulkarnaen menjelaskan, Sejumlah sembako yang naik seperti bawang putih dan telur. Untuk kenaikan bawang putih sudah di lakukan impor untuk menekan kenaikan harga bawang putih. Sedangkan telor alami kenaikan akibat stok yang tersedia masih terbatas.

“Saat ini pasokan telor dari medan, dari sana ketersediaannya masih terbatas. Sedangkan permintaan semakin meningkat sehingga akibatnya terjadi kenaikan harga, jadi berlaku hukum pasar,” papar Zulkarnaen usai gelar rapat di kantor dinas perdag.

Lanjut Zulkarnaen, ada tim dinas yang turun ke pasar setiap pekan. Mereka memantau gejolak harga di pasar tradisional. Mereka juga mendata pasokan bahan pokok jelang Ramadan. Hal ini juga mengantisipasi ulah spekulan. Mereka bakal melakukan inspeksi mendadak bila kenaikannya harga tidak wajar.

“Ada satgas pangan untuk pengawasan terhadap distributor nakal. Disperindag memantau agar jangan terjadi penimbunanan, itu kita pantau dan kontrol terus,” jelas Zulkarnaen.

Untuk beras, gula dan daging beku ada mitra kita turut menstabilkan harga. “Bulog juga berperan sebagai operator. Seperti operasi pasar untuk beras, gula tetap berlangsung. Sedangkan daging beku di bulog ada dijual dengan harga 80.000 perkilogram masih jalan,” tutup Zulkarnaen. ( aba )