UUD 1945 Pasal 6A ayat 3, Ada Apa


Wasiatriau.com – Pemilihan presiden wakil presiden pada pemilu serentak tahun 2019 tidak kunjung tuntas,mulai dari proses saat memilih, diduga terjadi kecurangan secara sistematis, terstruktur dan masif dan  saat penghitungan suara juga terjadi kesalahan saat proses situng KPU.

Bukan hanya materi pemilu yang terjadi kecurangan, malah selama penghitungan suara hampir 600 orang petugas kpps meninggal dunia, dan ribuan petugas yang jatuh sakit,Informasi yang dapat dirangkum awak media, korban yang meninggal akibat kelelahan.

Sebuah tulisan yang viral di media sosial menyebutkan meski pasangan Joko Widodo (Jokowi) – Maruf Amin meraup suara 51 persen lebih di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, keduanya tak otomatis memenangi Pilpres 2019.

Dalam tulisan itu disebutkan, untuk dapatd dilantiksebagai Presiden dan Wakil Presiden, selain meraup suara 51 persen lebih, Jokowi-Maruf mesti memenuhi syarat lainnya yakni memenangkan suara di 1/2 jumlah provinsi atau 17 provinsi dari total 34 provinsi di Indonesia.

Syarat selanjutnya, di 17 provinsi lainnya yang kalah, Jokowi-Amin harus mendapatkan minimal 20 persen suara.

Argumen dalam tulisan itu merujuk pada Pasal 6A ayat (3) UUD 1945 yang berbunyi
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.” ( aba )