Yusril Optimis MK Tolak Gugatan Pemohon


Wasiatriau.com – Ketua Tim Kuasa Hukum Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin,  Frof.Yusril Ihza Mahendra, SH optimistis majelis hakim konstitusi akan menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden-Wakil Presiden.

Menurut ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, pemohon atau dalam hal ini tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum mampu membuktikan dalil-dalil permohonan.

“Tidak bisa membuktikan apa-apa,” tegas Yusril, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat ( 21/6/2019 )

Menurut Yusril, saksi-saksi pemohon (kubu capres 02), tidak berhasil membuktikan dalil-dalil permohonannya.

Bahwa pemohon sebenarnya tidak berhasil membuktikan dalil-dalil permohonannya. Kalau memang seperti itu keadaannya saya kira, dalam dugaan saya majelis hakim tentu akan menolak permohonan pemohon seluruhnya,” tutur Yusril kepada wartawan sesuai persidangan di MK, hari Jumat 21 Juni 2019.

Hari ini seluruh tahapan persidangan telah selesai. Ditutup dengan mendengar keterangan saksi ahli dari pihak terkait yakni Tim Hukum Jokowi. Sidang putusan akan digelar pekan depan pada 28 Juni 2019.

Yusril mengatakan setelah seluruh sidang selesai, pihaknya akan mentaati seluruh ketentuan. Ia pun mengharapkan seluruh pihak yang bersidang dapat menerima apa pun keputusan majelis hakim nantinya.

Karena menurut Yusril hukum adalah mekanisme untuk menyelesaikan konflik secara adil, damai, dan bermartabat. Ia pun percaya MK akan menjalankan tugas dengan amanah.

Ditempat terpisah, berdasarkan pantauan awak media wasiatriau.com sepanjang proses persidangan phpu presiden- Wakil presiden, selama beberapa hari ini, seluruh mata masyarakat dunia terfokus jalanya persidangan di MK, mulai dari  pengamat politik sampai dengan masyarakat. Karena terkait dengan sistem demokrasi dalam sebuah negara.

Begitu juga dengan masyarakat juga tidak mau ketinggalan perkembangan jalanya persidangan di MK tersebut melalui siaran langsung di tv nasional. Mereka antusias mengikuti sepanjang proses persidangan didepan layar kaca tersebut. ( aba )