Alumni Smanda 84 Dumai Tetap Kompak


Wasiatriau.com -(DMI)  Alumni SMA Negeri 2  tahun 84 terkesan punya keistimewaan  tersendiri bagi komunitasnya.Kenapa tidak, sebab hampir 30 tahun lebih meningalkan sekolah, namun tali persahabatan mereka tidak pernah putus, malah makin kompak.

Jalinan persahabatan yang mereka bangun di bangku sekolah ternyata memiliki daya rekat yang kuat, meskipun hubungan yang mereka bangun hanya selama 3 tahun saat dibangku sekolah dulu, merajut hubungan dalam suka dan duka tak pernah terlupakan sampai ubanan.

Berdasarkan pantauan di group watshapp alumni, komunikasi mereka memang agak sedikit lebih dewasa dari pada saat masih dibangku sekolah, mungkin karena faktor usia namun keceriaan mereka tetap seperti dulu. Malah rasa persaudaraan semangkin mesra antara satu dengan yang lain.

Beberapa pengakuan alumni sekolah juga mengatakan bahwa mereka lebih leluasa bergaul dengan sesama alumni dari pada bergaul disaat masih duduk di bangku sekolah.

Berdasarkan pengakuan beliau yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, ia lebih pe-de bergaul dengan alumni saat ini dari pada waktu sekolah, karena waktu itu beliau tidak punya apa-apa, beliau hanya bergantung pada orang tua,sedangkan ortu beliau juga pas pasan,sehingga tidak dapat mengikuti gaya pergaulan kawan kawanya. Ujar kakek yang sudah punya cucu tersebut mengingat masa masa sekolah.

Apalagi kalau ada cewek yang disenangi di dalam kelas, makin bertambah canggung mendekatinya, hanya berani pandang dari jauh, dan pulang kerumah bayangan cewek tersebuttetap lengket di pelupuk mata,  karena ketika mau mendekati cewek yang disenangi, suasana hati langsung jadi berdebar debar, detak jantung tidak normal lagi, memang saat itu benar benar merasa tidak percaya diri. Pengakuannya teringat saat zaman tak sedap.

Berbeda kondisinya saat ini, belaiu lebih percaya diri bergaul dengan teman teman lamanya, kenapa tidak, sebab sikap dan tindakan beliau  jauh lebih dewasa, apalagi status sosial tentu sudahpun mapan dan  senior,.

Sementara dalam pergaulan dengan teman teman lama tersebut juga tak ada tersemat dalam hati tendensi apapun, hanya semata mata karena ikatan kebatinan pertemanan masa lalu, jika pun ada perasaan rindu dan dendam dimasa lalu, hal itu dapat dijadikan memori hidup, karena orang yang selalu dirindukan sudah jadi kakek dan nenek dan orang yang dibenci karena kesal melihat tingkahnya yang sombong membuat hati ini tergores, saat ini sudahpun tak berdaya lagi.

Kata orang tua tua,  semakin tua orangpun semakin jauh , semakin sepi kehidupan ini dan semakin cerewet. jika bertemu dengan kawan lama, terobat sudah rasa rindu ini.

” Saya enjoy bisa berkumpul kembali sama temen temen alumni.smanda, sudah lama sekali gak ketemu, bisa bercanda seperti masa masa disekolah “.Kata salah seorang kawan lama dengan nada agak semangat. (aba)