Persahabatan Alumni Smanda 84 Semakin Asyik


Wasiatriau.com – Persahabatan Alumni SMA Negeri 2 Dumai angkatan 84 semakin asik untuk diikuti. Pasalnya meskipun sudah puluhan tahun berpisah dari bangku sekolah, namun mereka tetap kompak dan semakin akrab.

Seperti apa yang dilakukan sejumlah Mak mak alumni tersebut, hari ini melakukan acara ngumpul bareng disalah satu tempat pantai wisata purnama kelurahan purnama, Rabu ( 17/07).

Sementara tempat tinggal mereka tidak lagi satu kota Dumai,Namum tidak menjadi halangan bagi mereka untuk bersilaturahmi mempererat tali persaudaraan yang pernah mereka jalin semasa dibangku sekolah puluhan tahun silam.

Pertemanan mereka bukan hanya melalui jaringan seluler saja, tapi mereka juga membuat jaringan watshapp group alumni smanda 84, disinilah mereka bisa bergurau senda antara satu dengan yang lain.

Berdasarkan pantauan,ada beberapa orang diantaranya yang suka menyapa temannya seperti sebut saja w. Jon rosel, beliau lebih ceria dari pada cowok yang lainnya ketika menyapa teman beliau. Keramahan beliau tidak luntur sejak dari dulu hingga saat ini, tetp ramah dan ceria.

Beda lagi dengan W. Hadi paudi, terkesan agak sedikit malu malu, Beliau menyeletuk setelah ada teman lain yang memulainya, mungkin beliau agak sedikit segan karena terlalu risih dengan ramainya teman yang memantau didalam group tersebut.

Lain lagi dengan T. Jamilah, terpantau dari dulu tidak berobah, beliau tetap ceria dan ramah dengan teman, malah jika didalam group terlihat sepi, maka beliau selalu mengambil inisiatif memulainya sehingga group watshapp alumni Smanda 84 selalu ramai dan heboh.

Tapi ada yang lebih mengesankan, jika ada dari teman mereka yang masuk bergabung terutama teman mereka yang cewak yang mereka anggap cantik dulunya, langsung ramai ramai mereka menyeletuk mengarah ke seseorang, suasana menjadi heboh dan kocak, seakan akan mereka masih duduk di bangku sekolah,

Begitu indah persahabatan yang mereka jalin,  tidak ada rasa perbedaan antara satu dengan yang lainnya, Bercanda ria dengan gaya Mak mak dan bapak bapak malahan sudah ramai yang berstatus opa dan Oma. Namun gaya canda mereka terkesan tetap seperti dulu.

Jika boleh dikatakan tali silaturahmi yang mereka bangun selama ini bisa dijadikan contoh bagi suatu komunitas, karena tali persaudaraan yang mereka bina sejak dari dulu, puluhan tahun silam dan hingga saat ini tetap kompak. Meskipun ada juga yang lupa wajah dan lupa nama teman, maklum mereka kan sudah pada jadi kakek, nenek saat ini, jadi wajar aja lupa dengan wajah dan nama teman lama mereka, namun keramahan mereka tidak hilang dan luntur tetap seperti dulu. Demikian pantauan celoteh senda gurau alumni Smanda 84 di dalam group. ( aba )