Tim Yustisi Jaring 23 Orang Saat Razia KTP


Wasiatriau.com ( DMI) Tim yustisi kota Dumai menggelar razia KTP di beberapa tempat, mulai hari Selasa (09/07/2019) sampai dengan Jumat ( 11/07/2019).

Pada hari pertama razia KTP di jalan Budi kemuliaan, tim yustisi menjaring 23 orang, laki laki 14 orang dan perempuan 9 orang, pada Selasa (09/07).

Mereka terjaring razia KTP karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat tim Yustisi Dumai menggelar razia KTP di Jalan Budi Kemuliaan, di Jalan Semangka dan di Wisma Lagoi Kota Dumai”, terang nya

Kepala Satpol PP Dumai H.R Bambang Wardoyo SH mengatakan, sasaran hari pertama razia KTP adalah pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Budi Kemuliaan.

“Sasaran hari pertama pengendara sepeda motor yang melintas Jalan Budi kemuliaan, saat dirazia tim Yustisi, mereka mengaku ketinggalan KTP,” kata Kepala Satpol PP Dumai Selasa (9/7/2019).

Lanjut Bambang menambahkan Selain di Jalan Budi Kemuliaan, razia KTP digelar di tempat kos kosan di Jalan Semangka, dan Penginapan Lagoi Kota Dumai. Ujarnya.

“Bagi warga yang tidak dapat menunjukkan KTP akan disidang oleh hakim dari PN Dumai, jika terbukti belum ada KTP akan dikenakan denda sesuai Perda “.

Masih ucapan Komandan Satpol PP Dumai menerangkan bahwa, Dendanya berfariasi tergantung putusan Hakim, imbuhnya lagi ada yang didenda sebesar Rp 50 ribu,Rp 40 ribu dan Rp 30 ribu. Jelas Ketua tim yustisi tersebut.

Menurut Bambang, razia ini digelar kembali untuk menyadarkan masyarakat, agar membawa KTP saat bepergian.

“KTP sangat penting sebagai identitas diri, masyarakat harus  membawa KTP saat bepergian. Bagi yang belum memiliki KTP agar segera mengurusnya di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai,” tegasnya.

Bagi warga yang igin berpergian jangan lupa membawa identitas diri berupa KTP sebab razia ini akan dilaksanakan hingga 12 Juli 2019. Razia Yustisi menyasar pengguna jalan raya, penginapan, rumah kos kosan dan tempat hiburan.

Diketahui Operasi Yustisi melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai, TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Dumai, Pengadilan Negeri Dumai dan Instansi terkait lainnya.

Terakhir Bambang mengatakan bahwa operasi ini untuk menegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Dumai, Nomor 6 Tahun 2007, tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ditempat terpisah, salah seorang warga Dumai, Hasan Tiro,  menyambut baik atas kegiatan yang dilaksanakan Tim yustisi menggelar razia KTP di kota Dumai, karena diduga banyak pendatang yang menetap sementara di kota Dumai tidak melaporkan keberadaannya.

Beliau menyebutkan, seperti tempat kos – kosan,Lurah bersema dengan RT setempat harus mendata orang yang tinggal tempat kos – kosan tersebut.Demikian Kilah Hasan Tiro mengakhiri.( aba )