Dua Kandidat Cawako Bersilaturahmi Satukan Persepsi


Wasiatriau.com РBeginilah caranya kedua  kandidat Cawako Dumai saat menyatukan persepsi, meskipun beda dukungan namun mereka lebih mengedepan kepentingan persatuan dan kesatuan anak Dumai.

Berdasarkan pantauan awak media, kedua kandidat Cawako Dumai Ahmad maritulius SE dan Syarifuddin melakukan silaturahmi, Sabtu ( 17/08/2019) di hotel grand Zuri.

Pertemuan kedua kandidat itu didampingi oleh sejumlah personil dari masing masing tim kedua Cawako tersebut.

Suasana dalam pertemuan kedua kandidat tersebut terkesan cukup harmonis, kompak dan mencair, seakan-akan mereka menyatu dalam satu kesatuan tim kandidat Cawako, sedangkan saat itu dua kandidat dari latar belakang berbeda jalur dukungan, namun mereka mampu membangun kebersamaan dalam satu persepsi,mengedepankan demi kepentingan masyarakat Dumai daripada kepentingan pribadi atau kelompok.

Begitulah cara pandang mereka berpolitik untuk merebut kursi nomor satu Dumai. Mereka memulai dengan membangun rasa persahabatan lebih dari segala galanya.

Seperti apa yang disampaikan Syarifuddin disela sela pertemuan tersebut, selama ini kita dipimpin oleh orang luar Dumai, inilah saatnya anak Dumai memimpin negerinya sendiri. Ujarnya

Beliau berharap lebih banyak lagi anak Dumai yang berminat ikut mencalonkan diri sebagai kandidat calon walikota Dumai 2020 yang akan datang, sehingga nantinya masyarakat Dumai yang akan menentukan pilihan mereka kepada salah satu calon yang mereka anggap pantas untuk dipilih.

Tambah beliau lagi, jika orang Dumai yang memimpin kota Dumai ini, tentu tidak akan tega mengecewakan masyarakatnya. Ujar Cawako dari jalur independen tersebut.

Hal senada, Ahmad maritulius yang akrab disapa bang Lius menyebutkan, anak Dumai mencalonkan diri menjadi Cawako Dumai merupakan hal yang wajar, karena anak Dumai seharusnya yang menentukan dan memajukan daerahnya sendiri.Katanya

Diketahui kedua kandidat Cawako tersebut saat ini masih berjuang untuk meloloskan diri sebagai calon melalui jalur partai dan yang satu melalui jalur independen, dalam berbincang tersebut mereka bersepakat, jika kedua kandidat lolos terdaftar menjadi calon Walikota Dumai, maka mereka saling menjaga suasana politik tetap kondusif, namun jika salah satu dari mereka ada yang tidak lolos sebagai calon, maka akan memberikan dukungan kepada yang lolos.

Mereka juga bersepakat akan mengajak calon Walikota Dumai lainnya membuat komitmen yang sama, menjaga suasana pilkada Dumai damai. Demikian pantauan awak media wasiatriau.com. ( aba )