Luhut : Cawako Harus Orang Melayu Dumai


Wasiatriau.com – Terkait dengan pilkada serentak 2020 yang akan datang, berbagai statement yang disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Dumai.

Pernyataan sikap yang disampaikan oleh para para tokoh masyarakat Dumai, demi kemajuan masyarakat Dumai dimasa akan datang.

Seperti apa yang disampaikan oleh alumni SMA negeri 2 Dumai, angkatan tahun 1984 Parluhutan Harianja. ST, yang akrab disapa Luhut, menyebutkan kepada awak media melalui WhatsAppnya, dengan tegas beliau mengatakan calon Walikota Dumai 2020 yang akan datang harus anak Dumai. Ujar beliau.

Beliau beralasan bahwa anak Dumai sudah pantas memimpin kota Dumai, pasalnya orang Dumai sudah banyak yang memiliki sumber daya manusia ( SDM ) terutama di dalam dunia politik.

Diketahui bahwa sejak kota Dumai menjadi daerah otonomi pada tahun 1997, antusias orang Dumai dengan dunia politik semakin tinggi, dan hasilnya ramai masuk menjadi anggota dewan kota Dumai, provinsi Riau maupun DPR-RI.

Mereka juga sudah mampu menjabat jadi pemimpin,  seperti memimpin organisasi partai politik,organisasi kemasyarakatan, pagayuban dan organisasi profesi.

Berdasarkan pantauan, pilkada serentak tahun 2020, suhu perpolitikan sudah mulai terasa bahangnya ditengah masyarakat,

Begitu juga masyarakat Dumai yang ikut berpartisipasi sebagai peserta bakal maju menjadi calon konstestan Walikota Pilkada 2020 sudah mulai bermunculan,  seperti Bang Lius, Hanafi, Syarifuddin, dan lainnya.

Berbagai strategis yang mereka lakukan untuk meraih simpatsan masyarakat kota Dumai,setiap para calon sudah memasang baleho mulai dari di tengah kota sampai di sudut desa.

Berdasarkan pantauan, masyarakat Dumai juga merespon menyambut positif atas kehadiran calon Walikota Dumai 2020 dari orang Dumai.

Selama ini yang menjabat Walikota Dumai bukan asli orang Dumai, tidak salah kalau masyarakat Dumai menginginkan Walikota Dumai untuk periode 2021-2016 yang akan datang dipimpin oleh orang Dumai. ( aba )