Prosesi Akad Nikah Ahmad & Sarah Edy Fauzi. S Disisi Tausiah ust Al-Mukarramah


Wasiatriau.com ( DMI ) Prosesi pernikahan Ahmad dan Sarah binti H. Edy Fauzi Situmorang berlangsung penuh hikmat. Pasalnya selain menggunakan acara adat istiadat Melayu berpantun saat antar cincin mas kawin, antar belanja juga disisi tausiah oleh ust kondang dari Makassar Al mukaram ustadz.

Sebelum acara akad nikah, perwakilan kedua mempelai menyampaikan sejumlah bait pantun disaat mempelai perempuan menerima antaran cincin mas kawin begitu juga saat mengantar belanja.

Bukan hanya sebentuk cincin dan gelang sebagai mas kawin dan uang antar belanja tapi dalam antaran tersebut diiringi dengan seperangkat perlengkapan lainnya, seperti seperangkat alat sholat, seperangkat pakaian dan sepatu serta alat Mike up untuk berdandan.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan prosesi akad nikah yang dipimpin langsung oleh KUA Dumai kota.

Saat berita ini diterbitkan, prosesi akad nikah baru selesai dilaksanakan oleh KUA kecamatan Dumai kota,  lafas ucapan akad nikah yang diucapkan mempelai laki-laki sebanyak dua kali, lalu KUA menanyakan kepada saksi, ” bagaimana saksi “. Tanya KUA kepada kedua saksi. Lalu dijawab oleh saksi serentak, ” sah “. Ujar para saksi dan hadirin yang hadir saat itu juga menyebut yang sama.

KUA yang menikahkan langsung mengucapkan Alhamdulillah dan disertai doa.

Menurut KUA kecamatan Dumai kota menyampaikan bahwa kedua mempelai secara sara’ dan hukum sah menjadi suami istri, semoga kedua mempelai menjadi sebuah keluarga sakinah mawadah dan warahmah, hidup bahagia sampai keanak cucu. Ujarnya.

Acara ditutup dengan caramah oleh Ustadz mukaram Al ustadz Arsyad Latif. Beliau berpesan ada 4 syarat menjadi jodoh, pertama cantik, kekayaan, keturunan, dan Agamanya, namun bukan berarti agama nomor 4, tapi Agama dapat menutup kelemahan dari kecantikan, kekayaannya dan kedudukan dan keturunannya.

Jangan lupa pesan ustadz kondang kepada kedua mempelai, hormati orang tua masing masing, karena ridho orang tua juga Redho Allah SWT.

Selain itu juga nasehat kepada mempelai perempuan, hormati suami mu, karena ridho suami ridho Allah SWT. Lebih utama menghormati suami. Jika ingin masuk sorga, rajin sholat, puasa ramadhan, taat perintah suami. Demikian nasehat ustadz kondang tersebut mengisi acara prosesi pernikahan.( aba )