Setahun Program Pintar di Bengkalis


Wasiatriau.com ( BENGKALIS )- Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran) sudah berkiprah atau diimplementasikan Kabupaten Bengkalis selama satu tahun atau tepatnya sejak tahun 2018.

Selama setahun berkiprah, Program PINTAR sudah banyak praktik yang diperlihatkan dan dibagikan kepada pihak-pihak penyelenggara pendidikan yang lain maupun pihak pemangku kepentingan.

Untuk melihat langsung dari dekat kiprah Porgram PINTAR, pihak Tanoto Foundation bekerja sama Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menggelar even pameran yang diikuti 28 sekolah dari Kecamatan Bantan dan Bengkalis.

Pameran bertujuan untuk memperlihatkan capaian Program PINTAR sekaligus mendorong diseminasi Program PINTAR ke sekolah maupun wilayah lain, District Education Showcase Program PINTAR Kabupaten Bengkalis menyasar target pengunjung yang beragam dari jabatan, profesi dan latar belakang lainnya.

“Pokoknya mau tahu lebih banyak tentang apa saja keberhasilan Program PINTAR di Kabupaten Bengkalis, datang menyaksikan pameran Pendidikan Unjuk Karya Program PINTAR pada Senin 28 Oktober 2019, di Gedung LAMR Bengkalis Jalan Pramuka Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis,” ungkap Training specialist Tanoto Foundation Riau Sasmoyo Hermawan, melalui rilis disampaikan via layanan WhatsApp Jumat 25 Oktober 2019.

Dikatakan Sasmoyo Hermawan, untuk menarik pengunjung, District Education Showcase ini memadukan unsur pendidikan (education), pameran (exhibition) dan hiburan (entertainment). Perpaduan tiga unsur ini menjadikan event ini tidak hanya memamerkan praktik baik dalam pembelajaran maupun Manajemen Berbasis Sekolah, tetapi merupakan arena yang baik untuk berdiskusi, workshop untuk guru/kepala sekolah, menimba berbagai ilmu, dan sarana hiburan yang mencerahkan.

Sekolah-sekolah mitra yang menjadi pelaku utama pengisi pameran ini sudah saling berlomba mempersiapkan diri semaksimal mungkin. SDN 03 Bengkalis, misalnya, mempersiapkan praktik-praktik yang sudah terlaksana di sekolah dalam bentuk display. Mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dengan orientasi aspek pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi) hingga berbagai contoh hasil belajar siswanya. ( Rilis Diskominfo Bengkalis) aba