Pelindo fasilitasi Sosialisasi rencana Pengeruk Kolam Pelabuhan Dumai


Wasiatriau.com ( DMI ) Sosialisasi rencana pekerjaan pengerukan kolam pelabuhan Dumai yang diadakan diruang rapat kantor Pelindo I cabang Dumai, Rabu ( 12/12).

Rapat sosialisasi tersebut dipimpin general manager ( GM ) Pelindo I Cabang Dumai Jonedi.R dan didampingi Projects manager LISI, Hamdani Harahap dan rombongan staf LISI selaku pelaksana proyek.

Turut hadir Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas I Dumai, Distrik Navigasi kelas I Dumai, Dinas lingkungan Hidup kota Dumai, Dinas Perikanan kota Dumai, Polisi perairan ( polair ) Polres Dumai, Kepolisian sektor kawasan pelabuhan ( KSKP ) Dumai, Lanal Dumai, Camat Dumai kota, Lurah kelurahan Dumai kota dan Lurah kelurahan laksamana,  Lurah buluh kasap, Babinsa kelurahan Dumai kota,  Dewan pimpinan cabang INSA kota Dumai, Dewan pimpinan cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ) kota Dumai,  ketua LPMK Dumai kota dan Aliansi dumai kota.

Tturut hadir H. Gedang, Panglimo laskar hulubalang Melayu bersatu kota Dumai mewakili nelayan tradisional pantai Dumai dan Ahmad Bakri masyarakat Dumai kota.

Diketahui bahwa kondisi kolam pelabuhan dumai telah terjadi pendangkalan, tentu akan menghambat arus lalulintas dan tambat labuh kapal, agar aktivitas kapal dapat berjalan lancar, maka kolam tersebut harus dikeruk kembali.

GM Pelindo I cabang I Dumai Jonedi. R menyampaikan acara sosialisasi rencana Pengerukan kolam pelabuhan Dumai diareal Darmaga c dan d, karena sudah terjadi pendangkalan. Ujarnya.

Beliau berharap kepada seluruh pemangku kepentingan kota Dumai terutama warga masyarakat disekitarnya ikut mendukung untuk mensukseskan pekerjaan tersebut. Harap beliau.

Hal yang sama juga disampaikan projects manager LISI, Hamdani Harahap rencana kerja yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan lancar sesuai rencana.

Beliau mempresentasikan rencana kerja, mulai dari tahap sosialisasi dengan para pemangku kepentingan, organisasi HNSI dan masyarakat lingkungan.

Begitu juga tahapan operasionalisasi, ianya tetap menjalankan standard operasional, dan menjaga lingkungan, kehidupan laut, arus lalulintas  kapal dan darat. Terangnya.

Masih ucapan Hamdani Harahap, dasar kegiatan mengacu pada surat perjanjian antara PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) dengan PT. Lis internasional, nomor UM.57 / 13/15/ Dum- 18, tanggal 27 Desember 2018, perihal pengerukan kolam pelabuhan Dumai, dan surat undangan nomor : UM/50 /6/8/ DMI-19. Tanggal 10 Desember 2019, Perihal sosialisasi rencana kegiatan pengerukan kolam pelabuhan Dumai.

Setelah pemaparan tahap pelaksanaan pengerokan kolam pelabuhan Dumai, dan setelah mendengar masukan usul dan saran dari peserta rapat yang hadir saat itu, menghasilkan beberapa poin penting untuk dilaksanakan oleh pelaksana proyek.

Disaat seksen dialog, Panglimo gedang mengusulkan agar memperhatikan dampak lingkungan terhadap nelayan, begitu juga  tanggapan sekretaris HNSI kota Dumai, Samsuri, menegaskan agar tidak membuang lumpur kelaut. Ujarnya.

Camat Dumai kota Agus Gunawan, S. SoS  mewakili pemerintah kota Dumai, beliau mendukung pelaksanaan pengerokan dan ketua LPMK Dumai kota Nordin Efendi yang akrab disapa ngah pendi menyebut sebelum dilakukan agar mengkaji mudhoratnya atau dampak hasil pengerukan kepada masyarakat dan nelayan, dan memperhatikan saluran buangan air kelaut.

Begitu juga usulan dari masyarakat Dumai kota, Ahmad bakri, dalam pelaksanaannya  nanti, agar dijaga drainase yang ada, agar tidak tertutup gilian lumpur dan melibatkan pemko Dumai terkait dengan perencanaan pelabuhan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh KSOP Dumai yang diwakili kasi P 3 KSOP Dumai, Herri Purba menyebutkan agar menyampaikan detail pelaksana pekerjaan yang meliputi waktu, lokasi dan masalah terkni lainnya.

Berdasarkan pantauan awak media online wasiatriau.com, suasana diskusi acara sosialisasi rencanea pekerjaan pengerukan kolam pelabuhan Dumai tersebut berjalan lancar.

GM Pelindo I Cabang Dumai, menyebutkan bahwa akan tidak ada hasil keruk dibuang ke laut, dan beliau komit untuk membuat fasilitas pendukung untuk lingkungan terlebih dahulu, serta akan melakukan pemantauan lingkungan terkait kegiatan yang dilakukan, sedangkan terkait hal hal teknis akan diagendakan dengan KSOP dan Navigasi kelas I Dumai. Ucap Junaidi.

Acara sosialisasi pekerjaan pengerukan kolam pelabuhan Dumai akhirnya dapat disimpulkan, berdasarkan catatan notulen yang ditanda tangani Ronny Gultom, sebagai berikut :

1. Instansi yang hadir mendukung pekerjaan pengerukan kolam pelabuhan Dumai tersebut.

2. Dalam pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan pemantauan dengan memperhatikan masukan masukan sebagimana tersebut diatas.

3. Akan dilakukan pembahasan teknis tindak lanjut terkait kelengkapan untuk pengurusan dan pengerukan.

Acara sosialisasi rencana pekerjaan pengerukan kolam pelabuhan Dumai ditutup dengan berpoto bersama. Demikian pantauan wasiatriau.com ( aba )