Mr. Nagen, Presiden Direktur PT. KLK dan PT. KJA, Mungkinkah Nasib Lagi Apes


Wasiatriau.com ( DMI ) Beginilah jika nasip lagi apes, tanpa disangka sangka , alih alih datang masalah baru, sehingga mengusik rasa aman dan ketenangan beraktivitas.

Seperti apa yang dialami presiden direktur PT. KLK dan PT, KJA  gara gara kedatangan tamu wanita sebagai mitra kerja, akhirnya berbuntut panjang.

Berdasarkan kutipan rilis berita dari media online ( Surya24.com ) Meskipun Mr Nagen telah mengeluarkan uang ratusan  juta rupiah, Dia tetap saja tidak bisa kembali ke Dumai dan tak bisa menjabat Presiden Direktur di PT KLK dan PT KJA. Padahal Mr Nagen diduga memerintahkan bawahannya inisial Z untuk memberikan sejumlah dana ratusan juta rupiah kepada beberapa pihak agar bisa datang lagi ke Dumai untuk bekerja.

Informasi yang diperoleh, Mr.Nagen berkeinginan untuk dapat kembali ke kota Dumai dan bisa diterima masyarakat Dumai. Menurut seorang karyawan yang tidak ingin di sebut namanya beberapa waktu yang lalu mengatakan, kasus Mr.Nagen di internal perusahaan di anggap sudah selesai, karena telah di kondisikan ke beberapa pihak oleh Z agar Nagen dapat diterima kembali oleh masyarakat Dumai.

Persoalan Mr Nagen pada waktu itu diduga menerima tamu malam hari di rumahnya. Konfirmasi yang dilakukan kepada Humas PT.KLK Yogi terungkap bahwa pada saat itu, Mr.Nagen bersama rekannya sedang olah raga sepeda

Wanita yang ingin bertamu beberapa kali menelpon Mr.Nagen bahwa dirinya sedang berada di depan rumah Nagen. Wanita tersebut merupakan kontraktor dan rekanan perusahaan di PT.KLK dan KJA, yang mana di dua perusahaan itu, Mr.Nagen menjabat Presiden Direktur.

Beberapa menit setelah wanita tersebut masuk rumah dan ngobrol, suami wanita dan beberapa orang memasuki rumah Mr.Nagen. Setelah warga ramai mendatangi rumah Mr.Nagen, dia menelpon staff nya Yogi untuk segera datang ke rumahnya.

Dari kronologis kejadian tersebut, diduga kuat saat itu Mr.Nagen di jebak. Setelah persoalan selesai di kantor Polsek Dumai Barat, Mr.Nagen pulang ke negara asal Malaysia. Efek dari kasus tersebut, kontraktor wanita di putus dari mitra kerja di dua perusahaan PT.KLK dan PT.KJA termasuk di Group perusahaan.

Setelah lama berada di Malaysia, Mr.Nagen berkordinasi dengan orang kepercayaannya yang merupakan security PT.KJA inisial Z dan menyatakan niatnya untuk kembali ke Dumai memimpin perusahaan. Semenjak Mr.Nagen menjabat Presiden Direktur PT.KLK dan PT.KJA, Nagen hanya percaya kepada Z.

Salah seorang masyarakat Dumai Jali menyebutkan aliran dana ke beberapa pihak diduga dilakukan oleh Z. Setelah memanasnya kabar tersebut termasuk di sejumlah media, Presiden Direktur PT.KLK dan PT.KJA Mr.Nagen terkesan panik dan risau.

” Kita mendengar isu Mr Nagen mengeluarkan ratusan juta untuk mengamankan kasusnya. Tapi harapan Nagen mau kembali dan duduk lagi selaku Presiden Direktur perusahaan tersebut nampaknya gagal. Saya dengar kabar sudah ada pengganti posisi Presiden Direktur PT KLK dan PT KJA itu, “ungkap Jali, Senin (20/1/2020).

Sejumlah kalangan juga mempertanyakan, jika Mr.Nagen tidak bersalah kenapa harus mengucurkan dana hingga ratusan juta rupiah ke beberapa pihak. Namun setelah pengucuran dana oleh Z, Nagen tetap merasa kurang nyaman atau memang hal ini sengaja diatur skenario agar uang Mr.Nagen bisa mengalir. (zul).

Ditempat terpisah, terkait dengan kejadian tersebut, salah seorang warga masyarakat kelurahan Dumai kota turut angkat bicara, ini merupakan pelajaran berharga bagi semua pihak, agar tidak terulang kembali, ” Kita butuh ketenangan, kenyamanan, dan keamanan, agar supaya kota Dumai tetap dalam keadaan kondusif, sehingga nama baik kota Dumai tetap terjaga keasliannya.

Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, sepanjang para pihak yang bersangkutan dapat menerima, dan bersikap lebih arif dan bijaksana. Demikian harap beliau mengakhiri. ( aba )