Pemilik Tanah Ramai Ramai Pasang Papan plang Nama diatas Lahan Mereka


Wasiatriau.com ( DMI ) Hampir 10 tahun lebih masyarakat pemilik tanah menunggu  janji perusahaan PT. Erakarya jatayumas ( ekj )membayar ganti rugi tanah tak kunjung selesai. Sontak warga pemilik tanah ramai ramai memasang plang atas nama pemilik tanah. Demikian pantauan awak media di lokasi

Pemasangan plang nama diatas tanah milik mereka, agar tidak diserobot oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ujar Abu kasim selaku kuasa pemilik tanah pada awak media.

Tanah seluas 135 ha, memiliki surat tanah asli sebanyak 104 kk, namun surat mereka telah dititipkan sementara ke perusahaan PT. Era karya Jata Yumas, yang beralamat di Medan,

Tambah Abu Kasim lagi menerangkan, sudah hampir sepuluh tahun lebih urusan pembayaran ganti rugi lahan masyarakat tersebut tidak selesai selesai. Ujar ketua tim masyarakat tersebut sambil menunjukkan selembar surat tanda terima titipan sementara surat tanah asli.

Beliau menyebutkan surat asli yang telah diserahkan kepada pihak perusahaan PT ekj ternyata sudah berpindah nama, diduga tanpa diberitahukan terlebih dahulu kepada pemilik dan terkesan ada kejanggalan pada tanda tangan pemilik surat yang pertama. Sebut beliau.

” Kami memasang Pelang nama ini untuk menentukan batas dan letak tanah kami,  dan kami juga siap bernegosiasi dengan pihak perusahaan “.

Dalam surat ” tanda terima titipan sementara surat tanah asli “ditanda tangan kedua belah pihak, pihak pertama (1) atas nama Muhammad Nuh, pihak kedua (2) atas nama Marsyudin Marpaung, sebagai perwakilan perusahaan PT. EKJ, dan saksi Ketua RT. 09 Kelurahan Tanjung Penyembal Supriadi, dan seorang saksi Edy suratno, sedangkan penyerahan titipan sementara diketahui oleh kepala kelurahan Tanjung Penyembal Soufandi Saohan, Dumai, pada tanggal 27 September 2009.

Poin surat penyerahan titipan sementara surat tanah asli, berbunyi antara lain :

Sudah diterima : tim pembebasan lahan pembangunan kelapa sawit di jalan melati kelurahan Tanjung Penyembal kecamatan sungai sembilan.

Barang berupa ; Surat tanah asli milik masyarakat terkena ganti rugi untuk pembangunan pabrik kelapa sawit di kelurahan tanjung Penyembal kecamatan sungai sembilan, kota Dumai sebanyak 104 surat tanah asli.

Dengan keputusan :

1. Surat tanah asli tersebut dititipkan sementara kepada pihak perusahaan PT. Era karya jata yumas sampai batas waktu yang telah disepakati bersama selama 6 bulan.

2. Jika tidak dibangun selama waktu 6 bulan, maka pihak perusahaan PT. Era Karya jata Yumas harus mengembalikan surat tanah tersebut kepada Tim pembebasan lahan masyarakat.

Diketahui bahwa surat titipan sementara surat tanah asli diserahkan kepada pihak perusahaan pt ekj pada 27 September 2009, dan masyarakat pemilik surat asli dan atau ahli warisnya memaancan Pelang nama tanah pada hari Sabtu, (18/01/2020), berarti rentang waktu pembebasan lahan masyarakat tesebut hampir sepuluh tahun lebih.

Disela sela pemasangan plang nama milik tanah tersebut, salah seorang warga juga pemilik tanah, mengatakan kepada awak media, bahwa tanah atas nama istrinya  dibelah untuk jalan menuju ke arah luat, ujarnya yang tak mau dirilis namanya, dan  tanah tersebut terletak pas disekitar plang nama perusahaan pt EKJ,

Berdasarkan pantauan, Tanah yang terletak di jalan melati RT 09 Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan, kota Dumai, merupakan tanah kebun masyarakat, sampai saat ini lahan tersebut masih digarap masyarakat menanam padi, terhampar sejauh mata memandang, dan begitu juga kebun kelapa sawit.

Ditempat terpisah, awak media mencoba mencari pihak perusahaan untuk meminta keterangan terkait pembebasan lahan masyarakat tersebut. ( aba )