Pemrov Riau Lakukan Perombakan Pejabat Eselon III dan IV.


Wasiatriau.com (Pekanbaru)-Gubernur riau melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap pejabat pejabat fungsional dan administrator dilingkungan pemerintahan provinsi riau.pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilaksanakan pada hari ini selasa (7/1) diaula menara dang merdu bank riau kepri.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Riau Brigjen ( purn) H. Edi Natar Nasution.

turut hadir dalam acara pelantikan pejabat eselon III dan IV hari ini adalah sekretaris Daerah Provinsi Riau (sekda) yan prana jaya,  asisten I dan sejumlah pejabat eselon II.

Pada mutasi kali ini gubernur riau melakukan perombakan besar besaran dimana ada sekitar 600 lebih pejabat eselon III dan 4 yang memenuhi undangan untuk dilantik dan diambil sumpahnya.menurut yan prana jaya pelantikan kalo ini mengacu pada pemberlakuan struktur organisasi perangkat daerah (SOTK) yang baru.dimana dalam SOTK ini ada sejumlah organisasi perangkat daerah yang dirampingkan atau dilebur.jadi tentunya akan ada pejabat lama yang non job tambah yan.
Dimana menurut yan berapa dinas yang digabung tersebut diantaranya adalah dinas perumahan dan pemukiman(perkim) kini digabung kedalam dinas pekerjaan umum dan perumahan rakya(pupr).biro humas jadi dinas menjadi biro administrasi pimpinan.jadi dari 9 dinas akan dirampingkan menjadi 5 dinas.dimana hingga skrg ke5 dinas yg dirampingkan tersebut belum ditunjuk kepala dinasnya tp baru ada pelaksana tugas.namun yan mengisyaratkan bahwa dalam waktu dekat akan ada pelantikan kepala dinas yang kosong tersebebut.

Dari sekian banyak pejabat eselon III dan IV yang dilantik kali ini ada seorang yang cukup menyita perhatian dia adalah menantu orang nomor 1 diriau yang bernama Tika rahmi safitri.dimana sebelumnya Tika adalah staf biasa dan saat pelantikan kali ini Tika ditunjuk menduduki jabatan kepala seksi retribusi didinas pendapatan derah(Bapenda) riau.

namun, yan membantah lagi, bahwa tika dilantik bukan karena dia menantu pak gubernur melainkan karena tika memang sudah cukup kepangkatannya untuk dilantik jadi pejabat eselon IV.jadi tidak ada hubungan dengan status sebagai menantu gubernur imbuh yan. ( amr )