Ziarah Kubur 41 Hari, Keluarga Ahlilbait Gelar Tahlilan di Makam Almarhumah


Wasiatriau.com ( DMI ) Beginilah cara anak anaknya berbakti kepada orang tuanya, mereka menziarahi kuburan almarhumah ibundanya selama 41 hari 41 malam menggelar tahlilan. Demikian pantauan awak media wasiatriau.com di tempat pemakaman umum kelurahan purnama. Kecamatan Dumai barat, Senin malam, ( 06/01/2020).

Almarhumah Murniati Antek Binti Boirah, wafat hari Ahad, ( 05/01/2020 ) sekira pukul 03 subuh, dan dikebumikan ba’da zuhur lebih kurangĀ  pukul13.00 wib, di pemakaman umum kelurahan purnama. Kecamatan Dumai barat.

Pantauan awak media sekitar pukul 01.30 pagi, senin ( 06/01) dimakam almarhumah, sejumlah ahlilbait almarhumah sedang menyelenggarakan tahlilan, pengajian di sekitar makam almaruhalm tersebut.

Turut hadir anak almarhumah, Syarifuddin dan Etu, H. Gedang adik dari almarhumah, dan turut hadir juga paman dan sejumlah keponakan dan cucu cucu almarhumah.

Sepanjang malam mereka saling bergantian membaca ayat suci Al-Quran, mengaji dan yang lainnya dengan seksama menyimak ayat per payat yang dibacakan. Sedangkan yang lainnya ada juga yang membaca ayat ayat, seperti qulhuwallah, dan seterusnya, bacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut difidiahkan untuk almarhumah Murniati Antek Binti Boirah, Mak, kakak dan nenek mereka tersebut.

H. Gedang mengatakan pada awak media, bahwa kegiatan ini akan dilakukan selama 41 hari, 41 malam.

” mengaji dan membaca qulhuwallah, dan tiga malam sekali khatam Al-Qur’an serta khatam qulhuwallah, begitulah seterusnya sampai 41 hari, 41 malam “.Ujar H.Gedang.

Menurut beliau, kebetulan almarhumah itu adalah kakak beliau, menambahkan, ” Hal ini kami lakukan untuk mengenang jasa bakti almarhumah kakaknya,terutama anak anaknya, yang telah membesarkan dan mendidik anak anaknya hingga dewasa dan sampai sukses, inilah penghormatan anak anaknya kepada ibunya, “.

Lanjut Panglimo gedang menyebutkan, selama 41 hari, mereka saling bergantian datang kemakam menyelenggarakan pengajian dan membaca qulhuwallah yang difidiahkan kepada almarhumah. Ujarnya.

” Acara pengajian tersebut, bukan hanya di makam almarhumah, tapi juga dilakukan di rumah duka, di simpang cempedak purnama, “.

Pengajian dimakam tersebut, bukan saja anak cucu almarhumah,tapi kata H.Gedang ada juga keluarga mereka yang datang ikut mengaji.

Berdasarkan pantauan, ada juga yang tidur, istrahat di sekitar pemakaman, katanya mereka saling bergantian, ada yang istraist sebentar dan ada yang menjaga dan ngaji, begitulah seterusnya mereka lakukan selama 41 hari, 41 malam.

Diketahui bahwa malam ini adalah malam pertama dimulainya kegiatan menziarahi makam dan melakulan tahlilan yang akan difidiahkan kepada almarhumah . Demikian pantauan awak media di pemakaman umum kelurahan purnama kecamatan Dumai barat, kota Dumai. ( aba )