Pemberhentian Kepala Dusun I Labuhan Papan karena sudah habis masa Jabatannya.


Wasiatriau.com – (Rokan hilir) Terkait pemberhentian kepala dusun (kadus) I Desa labuhan papan,dianggap sudah habis masa jabatannya.

Berdasarkan informasi,jabatan Kadus yang dijabat beliau berkisar 10 tahun, dari tahun 2009 – 2020. Sementara penghulu labuhan papan Kecamatan tanah putih, kabupaten Rokan hilir tidak memperpanjang surat keputusan (SK) tersebut. Sebab ada usulan beberapa dari masyarakat.

Diketahui bahwa jabatan kepala desa, dusun dan perangkat Desa lainnya, sebagai penyelenggara pembangunan Desa telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

Ini Dasar hukum:
1.    Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa;

2.   Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagai mana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;

3.    Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Pemberhentian Kepala Dusun I Labuhan Papan karena sudah habis masa Jabatannya.

Pemberhetian kepala Dusun I Labuhan papan karena sudah habis masa jabatannya yang bertuga sejak tahun 2009 – 2020, ada usulan tertulis dari masyarakat dusun I labuhan papan, ini tidak melanggar permendagri No 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Pemberitaan dari Tribun satu”
(berdasarkan surat putusan yang di nyatakan oleh penghulu labuhan papan menyatakan” bahwa terjadinya pemberhentian seorang kadus 01 desa labuhan papan, atas dasar sanggahan dari masyarakat” hal itu tertulis dalam surat tersebut.

Sementara itu, SUKRIN sebagai kepala dusun 01 desa labuhan papan mengatakan” bahwa pemberhentian yang dilakukan oleh penghulu desa labuhan papan terhadap dirinya, tidak berlandaskan alasan yang jelas, dan tanpa ada kesalahan yang ia lakukan” kata sukrin ,di kutip dari Tribun satu, terbitan juli 2020),”
dua alinia dikutip dari tribun satu

Berikut Jawaban Penghulu Labuhan Papan” kita tidak akan interfensi terkait pemilihan dan pnggatian Kepala Dusun,”.

Terkait pemberitaan pemberhentian Kepala Dusun I Kepenghuluan Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan terbit disalah satu madia Online Tribun satu Minggu pertama Juli 2020.Ini Jawaban Datuk Penghulu Labuhan Papan Ahmad S kepada traspublika.co.id,

“Saya memberhentikan perangkat desa berpedoman pada Permendagri Nomor 83 tahun 2018, itu dasar hukumnya, dan lagi penuh pertimbangan
Kepala Dusun I labuhan papan Sudah menjabat lebih kurang 10 tahun sejak tahun 2009 sapai pertengahan Tahun 2020, saya tidak menerbitkan SK perpanjangan tugas karena ada usulan dari beberapa masyarakat untuk mengganti kepala Dusun I itu, dengan adanya perbedaan pendapat ditengah masyakat Dusun Satu, saya belum menerbitkan SK untuk kepala Dusun I, ” tutur Ahmad S saat di konfirmasi setelah selesai mengikuti Upacara Hut RI ke 75, di Rumah kediamannya.

Lanjut pengulu,”Hal ini sudah kita sampaikan ke Camat,karena suasana covid 19,camat menyarankan untuk penyelesaian masalah Kepala Dusun Satu ditunda dulu, dan harapan masyarakat Dusun satu agar pemilihan kepala Dusun ini dilakukan pemilihan secara demokrasi,” terang pak penghulu.

Selain itu, saya belum mengangkat kepala Dusun baru, dan sampai saat ini belum ada kepala Dusun 01.dan harapan saya Selaku Penghulu Labuhan papan agar kiranya “untuk menentukan Kepala Dusun satu itu dilakukan pemilihan kepala Dusun, guna menghindari salah paham ditengah masyakat kita, baik kepada Datuk pengulu maupun masyakat Dusun I ” kita akan cari sosok kepala dusun yang bisa menyelesaikan urusan masyarakat dengan mudah”, harapnya.

“Kita tidak akan interpensi, biar RT/RW yang mencalonkan kepala Dusun dan akan diadakan pemilihan oleh masyarakat dusun I. “papar datuk pengulu kepada wasiatriau.(H Hendri Rambe)