Kader PPP Dumai Dukung Paslon Wako dan Wawako Yang Siap Jadi Kader PPP, Bukan Kader Partai Lain


Wasiatriau.com ( DMI ) Kader partai persatuan pembangunan ( PPP ) kota Dumai, siap mendukung bakal calon ( balon ) Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2020 yang direkomendasikan oleh DPP PPP pusat, Namun balon tersebut harus siap menjadi kader PPP secara kaffah. Bukan dari kader partai lain.  Ujar Wakil ketua DPC PPP kota Dumai, Ahmad Bakri, Kamis ( 20/08) disalah satu tempat acara memperingati tahun baru hijriah 1442 H.

Menurut beliau, kami kader PPP kota Dumai merasa bersyukur dan tersanjung melihat beberapa tokoh masyarakat Dumai yang sudi bergabung dengan DPC PPP kota Dumai sebagai partai pendukung pilkada serentak tahun 2020. Ujarnya

Dan harap dimaklumi, tidak semua calon yang dapat didukung oleh DPC PPP kota Dumai, namun mekanisme partai jualah yang menentukannya. Ujarnya sambil mengucapkan terima kasih kepada para tokoh masyarakat Dumai yang telah sudi mendaftarkan diri sebagai calon di PPP dan mohon maaf jika ada tersilaf kata, sikap dan tindakan selama dalam proses seleksi pencalonan tersebut, begitu juga bagi paslon yang mendapat restu dari DPP PPP, selamat berjuang, dan semoga sukses sampai ke tujuan.

Lanjut beliau lagi, ” namun kami juga berharap calon yang kami dukung itu harus mau bergabung dengan partai persatuan pembangunan ( PPP ) kota Dumai, bukan hanya sekedar gabung untuk mendapatkan dukungan partai, tapi siap menjadi kader partai secara utuh bersamasama untuk membesarkan PPP kedepan” Tegasnya.

Menurut beliau lagi, Idialnya salah seorang paslon Walikota atau Wakil Walikota Dumai yang didukung oleh PPP, terlebih dahulu harus membuat kesepakatan tertulis dengan PPP, dihadapan DPP PPP, dan siap menjadi Kader PPP secara kaffah, dan tidak boleh lagi calon tersebut membuat kesepakatan yang sama dengan partai lain, dengan waktu yang bersamaan membuat pernyataan menjadi kader partai lainnya. Tentu hal itu namanya dianggap tidak bersunguh – sungguh bergabung sebagai kader partai, kalau boleh saya katakan sikap yang seperti ini terkesan hanya mau dukungan partai. Manalah mungkin satu orang sekaligus menjalani dua roda partai. Tentu dikemudian hari nanti akan rentan menimbulkan kecemburuan sosial kedua belah pihak organisasi partai tersebut. Terangnya.

Beliau menyayangkan sikap salah seorang paslon,diduga telah membuat pernyataan tertulis bersedia menjadi kader partai, namun bukan hanya kepada PPP saja, tapi dalam waktu hampir bersamaan juga membuat pernyataan dengan partai lain, malah diduga sudah mengantongi KTA dari salah satu partai pendukung. Lanjut beliau lagi, ” kami atas nama kader PPP kota Dumai, mohonlah menjadi pertimbangan secara Arif dan bijaksana DPP PPP untuk menyikapinya atas dugaan kami ini, agar tidak memulai dari hal yang keliru, jika dugaan kami salah, kami mohon maaf dan mungkin kami menerima informasi yang salah dan mohon petunjuk, dan jika dugaan kami ini benar, maka tidak perlu ada yang dipersalahkan, mungkin karena semangat yang tak terkendalikan dari seorang calon tersebut, sehingga silaf dalam mengambil sebuah keputusan, ” Harap beliau.

Hal yang sama juga disampaikan Djasdi Amir, sebagai Wakil ketua DPC PPP kota Dumai dan menjabat ketua salah satu organisasi sayap  DPCPPP kota Dumai,  menyayangkan sikap salah seorang Calon Walikota Dumai, H.Faisal, benar benar telah mengecewakan PPP, . Karena diduga telah membuat pernyataan menjadi kader partai Nasdem, dan malah sudah mengantongi kartu tanda anggota (KTA) atas nama Faisal, nomor KTA 1472.010030000001, ujarnya.

Sementara dalam waktu yang hampir bersamaan, Faisal juga membuat surat pernyataan bersedia menjadi kader PPP, ini tandanya beliau tidak serius menjadi kader PPP, dianggap telah melecehkan PPP kota Dumai. Ujar Djasdi Amir dengan nada agak sedikit kesal. 

Tambah Djasdi Amir lagi, ” saya mohon pertimbangan DPP PPP,  untuk mensikapi calon seperti ini yang.membuat pernyataan yang sama dengan partai lain, yaitu partai Nasdem, apakah layak diterima sebagai Kader PPP dan apakah pantas didukung menjadi calon Walikota Dumai melalui PPP, ” ujar beliau agak sedikit bertanya. 

Diketahui bersama, sesuai rekomendasi musyawarah kerja cabang DPC PPP kota Dumai beberapa bulan yang lalu, dan sebelumnya DPC PPP kota Dumai juga telah melakukan pendaftaran para calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2020, dilanjutkan dengan tes uji kelayakan para calon yang digelar oleh DPW, akedemisi dan DPC PPP kota Dumai, di Dumai,  DPC PPP kota Dumai merekomendasikan tiga nama calon Walikota Dumai diusulkan ke DPW PPP Riau, yaitu Faisal, Hendri Sandra dan Zulkarnaen Noerdin, lalu informasi yang dapat dirangkum, rapat di DPW PPP Riau mengusulkan satu calon lagi, yaitu Gamal Abdul Nasir, dan nama Zulkarnaen Noerdin dinyatakan gugur, karena tidak muncul, namun berselang beberapa waktu, berdasar informasi nama Paslon yang mendapat surat penugasan dari DPP PPP dua nama, yaitu Faisal – Amris, dan Hendri Sandra. Beberapa bulan yang lalu..

Masih berita yang sama, lanjut Ahmad Bakri lagi, Jikapun ada dukungan yang diusulkan dari kader PPP kota Dumai untuk salah satu paslon yang kebetulan telahpun diterbitkan surat rekomendasi dari DPP PPP,  hal itu diyakini sah sah saja, karena hanya sebatas usulan dukungan kepada Paslon, dan tidak ada niat sedikitpun untuk mendahului keputusan DPP PPP pusat maupun DPW PPP Provinsi Riau,  jikapun usulan dukungan sebagian dari kader PPP kota Dumai direspon baik oleh DPP PPP pusat, ” kami mengucapkan Alhamdulillah, tapi jikapun akhirnya dukungan tersebut ditolak oleh DPP PPP pusat, juga tidak apa apa, inilah namanya demokrasi, jika sebuah keputusan sudah disepakati, maka apapun konsekwensinya kita sebagai kader partai wajib manaati hasil keputusan tersebut, untuk itu, kami tetap Istiqomah dengan aturan dan mekanisme partai, sebagai kader partai dengan semaksimal mungkin, kami siap melaksanakan apapun hasil keputusan dari DPP PPP nantinya.” Ujar Ahmad Bakri dengan penuh semangat.

Menurut beliau, dukungan dari kader PPP kota Dumai kepada salah satu paslon yang sudah mendapat surat penunjukan dari DPP PPP, sebut saja Hendri Sandra – DR. Rizal Akbar, meskipun dukungan kepada paslon tersebut tidak melalui rapat DPC, tapi berdasarkan inisiatif yang disepakati bersama kader PPP kota Dumai yang terdiri dari berbagai unsur, antara lain; Wakil ketua DPC PPP kota Dumai, Ahmad Bakri, Djasdi Amir, Wakil wakil sekretaris DPC dan beberapa kader DPC PPP kota Dumai lainnya, Ketua PAC PPP kecamatan Dumai kota Eka Sahputra,.Ketua PAC PPP kecamatan Dumai timur Aridwan, ketua PAC kecamatan bukit kapur Hendra, Ketua PAC kecamatan sungai sembilan Asra, dan ketua PAC PPP kecamtan Medang Kampai Usman, serta Kader partai PPP yang ikut sebagai caleg DPRD kota Dumai tahun 2019, Abdul Rahim, turut juga memberikan dukungan 2 anggota DPRD kota Dumai dari kader PPP dan sekaligus Wakil ketua DPC PPP kota Dumai, Hasan dan Hamdan.

Sejumlah kader dari unsur DPC PPP kota Dumai, 2 anggota DPRD dan 5 dari 7 tujuh PAC PPP kecamatan se kota Dumai telah memberikan dukungannya kepada Paslon Hendri Sandra, SE – DR. H.M. Rizal Akbar.S. Si, M.Phil, akui Ahmad Bakri.

Beliau beralasan, dukungan tersebut sudah dipertimbangkan oleh kader PPP, pertama dukungan dikeluarkan, saat DPP PPP sudah terlebih dahulu mengeluarkan surat tugas kepada kedua Paslon Walikota dan Wakil Walikota Dumai, Faisal- Amris, dan Hendri Sandra – DR. Rizal Akbar, pada saat dalam waktu bersamaan. dan memberikan dukungan sebagai penyeimbang dukungan yang sejalan dengan rekomendasi surat dukungan yang telah di terbitkan DPP PPP untuk kedua Paslon beberapa waktu yang lalu, namun tidak melakukan kegiatan yang dianggap bertentangan dengan aturan mekanisme partai, seperti melakukan deklarasi, dan atau apapun namanya dengan partai lain, partai koalisi, karena untuk mencari dukungan koalisi partai merupakan tanggung jawab Paslon yang mendapat mandat dari DPP PPP tersebut.

Namun pertimbangan lain dari dukungan tersebut bahwa DPC PPP kota Dumai telah merekomendasikan beberapa nama calon ke DPW, sementara DPW PPP Riau  juga merekomendasikan beberapa nama Paslon, dan DPP PPP memberi mandat SK rekomendasi penunjukan kepada 2 paslon, untuk menghormati keputusan tersebut diatas, dan juga demi menjaga perasaan kedua paslon, tidak terkesan pilih kasih, karena mereka adalah sama sama calon terbaik yang didukung PPP ( hasil seleksi, red ). Sebaiknyalah kader PPP kota Dumai memberikan dukungan kepada ke dua Paslon. Biarlah DPP PPP yang menentukan siapa yang didukung.  Terang Wakil Ketua PPP kota Dumai tersebut pada awak media mengakhiri. ( aba )